Hari ke-10 Operasi Keselamatan Semeru 2025, Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Edukasi Pengemudi Ojek Online

- Publisher

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tim Elang Satlantas Polres Sumenep memberikan edukasi kepada pengemudi ojek online di Basecamp Gojek dan Grab.

Foto : Tim Elang Satlantas Polres Sumenep memberikan edukasi kepada pengemudi ojek online di Basecamp Gojek dan Grab.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Operasi Keselamatan Semeru 2025, yang berlangsung sejak 10 hingga 23 Februari 2025, kini memasuki hari ke-10. Tim Elang Satlantas Polres Sumenep terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Pada hari ke-10 ini, Tim Elang Satlantas Polres Sumenep memberikan edukasi kepada pengemudi ojek online di Basecamp Gojek dan Grab, yang berlokasi di Jalan Seludang, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, pada Rabu (19/2/2025).

Materi edukasi menitikberatkan pada 10 prioritas keselamatan berlalu lintas, di antaranya larangan melawan arus di Jalan Seludang karena merupakan jalan satu arah serta kewajiban menggunakan helm, baik bagi pengendara maupun penumpang.

Bagi pengendara yang melanggar aturan, pihak kepolisian akan menindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Edukasi ini diberikan oleh tiga anggota Tim Elang Satlantas Polres Sumenep, yaitu Aiptu Hendri, Aipda Deni P, Aipda Ali, dan Aipda Budi Hartono.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., menyampaikan bahwa keberhasilan Operasi Keselamatan Semeru 2025 dapat diukur dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sangat penting demi keselamatan di jalan. Dengan adanya operasi ini, diharapkan angka kecelakaan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Semeru 2025 akan berlangsung hingga 23 Februari 2025, dengan pendekatan edukatif dan penegakan hukum bagi pelanggar lalu lintas.

 

 

Penulis : Harnawi/Mat Halil

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB