Ketua Dewan Penasehat PKDI Miskun Legiono Tanggapi Pemanggilan Sejumlah Kades Terkait Dugaan Korupsi BSPS

- Publisher

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Dewan Penasehat PKDI, Miskun Legiono.

Foto: Ketua Dewan Penasehat PKDI, Miskun Legiono.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ketua Dewan Penasehat PKDI, Miskun Legiono, menanggapi pemanggilan sejumlah kepala desa di Kabupaten Sumenep oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) terkait dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2024. Pemanggilan tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center Bindara Saod, Kecamatan Batuan, pada Rabu, 21 Mei 2025.

Miskun dengan tegas meminta para kepala desa yang menerima surat panggilan agar bersikap kooperatif dan hadir memenuhi pemeriksaan.

“Semua kepala desa yang dipanggil harus hadir dan bertanggung jawab. Jika memang ada penyimpangan, siapa pun pelakunya harus siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ini bantuan untuk rakyat kecil, bukan untuk dijadikan bancakan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kabar yang beredar bahwa selain kepala desa, terdapat pula pendamping dan penerima manfaat yang turut dipanggil oleh penyidik.

“Informasi yang saya terima, ada sekitar 50 kepala desa yang dipanggil. Namun di luar itu, katanya juga ada pendamping dan penerima manfaat yang ikut diperiksa,” ujarnya.

Miskun menyatakan dukungannya terhadap proses hukum ini, dengan catatan bahwa pemeriksaan dilakukan secara objektif.

“Saya sangat mendukung upaya penegakan hukum ini. Yang penting, bukan mencari-cari kesalahan, tapi mencari siapa yang benar-benar bersalah. Kalau salah yang dicari-cari, kebenaran tidak akan pernah ditemukan,” pungkasnya.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB