Marak Perusakan APK, Raden Achmad Joni Tunaidi : Mencedarai Semangat Demokrasi

- Publisher

Kamis, 17 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Maraknya perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) oleh orang yang tak dikenal (OTK) yang terjadi akhir – akhir ini membuat geram mantan anggota DPRD Kabupaten Sumenep yaitu Raden Achmad Joni Tunaidi.

Hal itu dilansir dari Panjinasional bahwa insiden pengrusakan terhadap APK tersebut dinilai dapat mencederai semangat demokrasi yang tengah dibangun.

Menanggapi hal tersebut mantan Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, sekaligus Penasehat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Sumenep, menyampaikan rasa keprihatinannya atas kejadian tersebut.

Menurutnya, pengrusakan APK merupakan tindakan yang tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mencerminkan kurangnya sikap menghargai perbedaan dalam berdemokrasi.

“Pengrusakan alat peraga kampanye adalah tindakan yang mencederai proses demokrasi. Ini menunjukkan sikap tidak hormat terhadap perbedaan pilihan politik, yang seharusnya menjadi ciri kedewasaan dalam berdemokrasi,” tegas Djoni Tunaidy

Pria yang akrab disapa Djoni ini juga menyerukan agar aparat penegak hukum segera bertindak tegas terhadap para pelaku pengrusakan. Menurut dia, tindakan hukum yang tegas akan memberikan efek jera dan mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.

“Aparat penegak hukum perlu menindak tegas para pelaku pengrusakan APK. Penegakan hukum yang adil akan memberi efek jera dan memastikan bahwa proses kampanye berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Djoni.

Joni juga mengajak seluruh elemen masyarakat Sumenep untuk menjaga kondusivitas selama masa kampanye hingga pelaksanaan Pilkada. Ia menekankan pentingnya menjaga rasa persatuan dan kesatuan, sekaligus saling menghormati perbedaan pilihan politik.

“Mari kita jaga bersama jalannya pesta demokrasi ini dengan mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan. Menghormati pilihan politik adalah bagian dari kedewasaan berdemokrasi,” imbuhnya.

Di tengah situasi politik yang kian memanas menjelang Pilkada, Lanjut Djoni, pentingnya menghindari segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan bersama.

“Hindari segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan. Berikanlah suara dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kita bersama,” pesannya.

Pihaknya berharap agar Pilkada Sumenep 2024 dapat berlangsung dengan damai dan lancar. Ia menegaskan kembali pentingnya menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik, serta menghargai perbedaan pilihan demi menjaga persatuan masyarakat.

“Mari kita tunjukkan kedewasaan dalam berpolitik dan hargai perbedaan pilihan. Semoga Pilkada ini berjalan lancar dan damai, serta menjadi momentum bagi kita untuk semakin dewasa dalam berpolitik,” pungkasnya.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Panjinasional

Berita Terkait

Heri Kustanto TEGAS TOLAK Konser Andrea Bocelli! “Jangan Sampai Uang Hiburan Diduga Mengalir untuk Kepentingan Israel!
Langgar Arahan Kapolda Jatim “Jangan Ambil Harta Masyarakat”, Oknum Polsek Gapura Diduga Minta Rp100 Juta untuk Urus Perkara Narkotika
IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi Dana PKKMB Universitas PGRI Sumenep
ASN Sumenep Terekam di Warung Pukul 14.10 WIB, BKPSDM Janji Telusuri Dalih Tugas Lapangan
Diduga Minta Rp100 Juta untuk Urus Perkara Narkotika, Anggota Polsek Gapura Dilaporkan
Kedatangan Intelkam Polda Jatim dan Polresta Sumenep ke Pesantren Al-Uswah Tuai Tanya, Apa Agendanya?
KEJARI SUMENEP BOHONG? LSM TOPAN SOROTI BEDA KETERANGAN SOAL LAPORAN DANA DESA, INSPEKTORAT SEBUT HASIL AUDIT SUDAH DISERAHKAN
Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Heri Kustanto TEGAS TOLAK Konser Andrea Bocelli! “Jangan Sampai Uang Hiburan Diduga Mengalir untuk Kepentingan Israel!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Langgar Arahan Kapolda Jatim “Jangan Ambil Harta Masyarakat”, Oknum Polsek Gapura Diduga Minta Rp100 Juta untuk Urus Perkara Narkotika

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:55 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi Dana PKKMB Universitas PGRI Sumenep

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:48 WIB

ASN Sumenep Terekam di Warung Pukul 14.10 WIB, BKPSDM Janji Telusuri Dalih Tugas Lapangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Diduga Minta Rp100 Juta untuk Urus Perkara Narkotika, Anggota Polsek Gapura Dilaporkan

Berita Terbaru