HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan

- Publisher

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolresta Sumenep bersama HIMPASS.

Foto: Kapolresta Sumenep bersama HIMPASS.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Sejumlah persoalan yang terjadi di Kepulauan Sapeken dibongkar Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) dalam agenda silaturahmi bersama Kapolresta Sumenep, Ariek Indra Sentanu, Jumat (4/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat HIMPASS tersebut tak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian serius, mulai dari keamanan, sosial hingga lingkungan di wilayah kepulauan.

Di hadapan Kapolresta, HIMPASS menyoroti sejumlah isu utama, di antaranya dugaan peredaran narkoba, penyalahgunaan BBM jenis solar, pengawasan wilayah laut, hingga dugaan kerusakan terumbu karang.

Foto: Dialog Kapolresta Sumenep bersama HIMPASS.

Persoalan tersebut disampaikan Alwan Supriyansah dari Bidang Kelembagaan dan Keadministrasian HIMPASS serta diperkuat oleh Moh. Jufri selaku anggota HIMPASS.

Kapolresta Sumenep Ariek Indra Sentanu hadir bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU), yakni Kasat Narkoba Mohammad Sjaiful, Kasat Reskrim Bambang Tri Sutrisno, Kasat Lantas Eko Aprianto, dan Kasat Binmas Akh Jauhari Anwar.

Ariek mengapresiasi kepedulian HIMPASS terhadap berbagai persoalan di Kepulauan Sapeken. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi masyarakat di lapangan.

Ia menjelaskan, jajaran PJU yang hadir merupakan jajaran baru dan sengaja diajak dalam pertemuan tersebut untuk membangun kesamaan pandangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Namun, persoalan yang disampaikan HIMPASS tidak berhenti sebagai bahan diskusi.

Ariek menyatakan akan menindaklanjuti sejumlah persoalan tersebut, khususnya terkait dugaan peredaran narkoba, penyalahgunaan BBM jenis solar, serta persoalan lingkungan dan kerusakan terumbu karang.

“Saya akan langsung terjun ke Kepulauan Sapeken untuk memastikan segala tindakan yang melanggar hukum akan diproses. Namun, kita menunggu cuaca yang baik,” ujar Ariek.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kepolisian akan melihat langsung kondisi di lapangan sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Terlebih, wilayah Kepulauan Sapeken memiliki karakter geografis yang membutuhkan kesiapan khusus dalam melakukan pemantauan.

Selain itu, Ariek mengajak HIMPASS untuk menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi sumber informasi awal terkait berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Kepulauan Sapeken.

Sinergi antara kepolisian, mahasiswa dan masyarakat dinilai penting agar persoalan yang muncul di wilayah kepulauan tidak hanya menjadi keluhan, tetapi dapat segera ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.

Agenda silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan ditutup dengan foto bersama jajaran Polresta Sumenep dengan pengurus serta anggota HIMPASS.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB