PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

- Publisher

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Foto bersama peserta, panitia, dan narasumber usai pembukaan Sekolah Gerakan PMII Komisariat UPI Sumenep di Mess Perssu Sumenep, Sabtu (18/7/2026).

Foto: Foto bersama peserta, panitia, dan narasumber usai pembukaan Sekolah Gerakan PMII Komisariat UPI Sumenep di Mess Perssu Sumenep, Sabtu (18/7/2026).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas PGRI (UPI) Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas kader melalui penyelenggaraan Sekolah Gerakan di Mess Perssu Sumenep, Sabtu (18/7/2026).

Mengusung tema “Sekolah.Gerakan PMII UPI Sumenep: Membangun Kader Militan, Intelektual, dan Berdaya Gerak”, kegiatan tersebut menjadi ruang kaderisasi lanjutan yang dirancang untuk memperkuat ideologi, kepemimpinan, intelektualitas, serta kemampuan kader dalam menjawab berbagai tantangan organisasi, kampus, hingga persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ketua I Bidang Kaderisasi PMII Komisariat UPI Sumenep, Ach. Zainuddin, mengatakan bahwa Sekolah Gerakan merupakan ikhtiar strategis dalam membentuk kader yang memiliki fondasi ideologi yang kuat, daya pikir kritis, dan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Melalui Sekolah Gerakan ini, kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya memperkuat pemahaman ideologi PMII, tetapi juga membentuk kader yang memiliki militansi, kapasitas intelektual, dan kemampuan bergerak untuk menjawab berbagai tantangan di lingkungan kampus maupun masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMII Komisariat UPI Sumenep, Diky Alamsyah, menegaskan bahwa Sekolah Gerakan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan proses pembentukan karakter dan kapasitas kader agar mampu menjadi representasi terbaik PMII di mana pun berada.

Menurutnya, kader PMII harus hadir sebagai agen perubahan yang menjunjung tinggi integritas, keberanian, kemampuan berpikir kritis, serta memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

“Forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi proses pembentukan kader. Saya berharap seluruh peserta mampu menjadi representatif gerakan mahasiswa dan PMII, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Kader PMII harus tampil sebagai agen perubahan yang memiliki integritas, keberanian, kemampuan berpikir kritis, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua PC PMII Sumenep, Khoirus Sholeh. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi PMII Komisariat UPI Sumenep dalam menjaga tradisi kaderisasi sebagai fondasi utama keberlangsungan organisasi.

“Kaderisasi adalah jantung organisasi. Saya berharap melalui Sekolah Gerakan ini lahir kader-kader baru yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mampu menjadi penggerak di lingkungan kampus dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Sekolah Gerakan ini, PMII Komisariat UPI Sumenep menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat tradisi kaderisasi sebagai investasi organisasi dalam melahirkan kader yang militan, berintegritas, berwawasan luas, serta memiliki kepekaan sosial untuk mengawal perubahan menuju masyarakat yang lebih adil, demokratis, dan berkeadaban.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta
Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara
Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam
Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri
HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Bakti Sosial
Pererat Silaturahmi dan Soliditas Kader, Djoni Tunaidy Konsolidasikan PSI Sumenep di Saronggi
Dari ruang kelas menuju kegelapan DPO, jejak sang pendidik yang luntur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:46 WIB

Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:13 WIB

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Berita Terbaru