SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Ikatan Mahasiswa Independen (IMI) menggelar aksi demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep, Rabu (14/10/2026), menyoroti belum jelasnya penanganan dua laporan dugaan kekerasan seksual serta transparansi pengelolaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Korlap I, Mohammad Hanafi, mendesak evaluasi kinerja Satuan Tugas (Satgas) kampus. IMI bahkan meminta pembubaran atau pergantian kepengurusan apabila Satgas dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya secara optimal.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Satgas meminta waktu untuk menindaklanjuti laporan dan menyatakan siap mundur apabila tidak ada kejelasan.
“Kalau tidak ada kejelasan dari kami, maka saya siap mundur dari jabatan saya sebagai Satgas,” ujarnya saat aksi.
Sementara itu, Korlap II, Faishal Ridho, menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara keterangan pengelolaan dana PKKMB dan laporan pertanggungjawaban. IMI mendesak kampus melakukan pemeriksaan serta membuka ruang klarifikasi terkait penggunaan anggaran tersebut.
IMI menyatakan, dari sejumlah tuntutan yang disampaikan, hanya satu yang mendapatkan jawaban dari pihak kampus. Mahasiswa pun menuntut tindak lanjut konkret, bukan sekadar pernyataan atau janji.
Kini, pihak Universitas PGRI Sumenep didesak memberikan kejelasan mengenai penanganan laporan, evaluasi Satgas, dan pertanggungjawaban dana PKKMB.
Catatan: Dugaan kekerasan seksual dan ketidaksesuaian pengelolaan dana masih memerlukan verifikasi. Klarifikasi pihak terkait diperlukan untuk menjamin pemberitaan yang berimbang.
Penulis : Mat Halil
Editor : (Red)

























