Belum Usai Rekor MURI, BIP Kembali Buat Gebrakan: 6.000 Disabilitas, Ojol, Tukang Becak hingga Kaum Duafa Disantuni di Sumenep

- Publisher

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana kegiatan santunan yang digelar Bani Insan Peduli kepada ribuan disabilitas, ojol, tukang becak, dan kaum duafa di Sumenep.

Foto: Suasana kegiatan santunan yang digelar Bani Insan Peduli kepada ribuan disabilitas, ojol, tukang becak, dan kaum duafa di Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Gelombang aksi sosial Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) di bulan suci Ramadan tampaknya belum berhenti. Setelah mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia, lembaga kemanusiaan ini kembali menghadirkan gebrakan baru melalui kegiatan santunan berskala besar.

Belum lama usai kegiatan santunan kepada lebih dari 3.000 anak yatim yang menerima paket pakaian baru di Bakorwil Pamekasan, para relawan BIP kembali bergerak cepat dengan menggelar aksi sosial lanjutan.

Kali ini, Bani Insan Peduli menyalurkan santunan kepada sekitar 6.000 orang dari berbagai komunitas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (10/03/2026) sore.

Ribuan penerima manfaat tersebut berasal dari berbagai kalangan masyarakat yang membutuhkan, mulai dari penyandang disabilitas, pasukan kuning, pengemudi ojek online (ojol), tukang becak, hingga kaum duafa.

Founder Bani Insan Peduli, Ali Zaenal Abidin, mengatakan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk komitmen para relawan BIP untuk terus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, dalam kegiatan kali ini BIP menyiapkan bantuan bagi sekitar 6.000 penerima manfaat dari berbagai komunitas.

“Di antaranya ada komunitas disabilitas sekitar 180 orang, kemudian pasukan kuning, ojol, tukang becak, serta kaum duafa. Semua itu menjadi bagian dari penerima santunan Bani Insan Peduli,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh relawan yang telah terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

“Sebagai Founder Bani Insan Peduli, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh relawan. Saya sangat mengapresiasi kekompakan dan kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Ali menegaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan Bani Insan Peduli setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Bahkan, untuk pelaksanaan tahun depan, pihaknya berencana agar seluruh relawan dan panitia dapat disatukan dalam satu titik kegiatan besar, sehingga manfaat yang diberikan bisa semakin luas.

“Kami berharap apa yang dilakukan Bani Insan Peduli ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Semoga juga membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB