Rantai BBM Bawean Diduga Bocor Skema Ship to Ship Seret Jalur APMS hingga PLTD

- Publisher

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN, (TrendiKabar.com) — Dugaan praktik bermasalah dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bawean kian mengerucut dan mengarah pada satu benang merah: rantai pasok yang diduga tidak steril, dari pengiriman laut hingga suplai ke APMS (Agen Penyalur Minyak Solar) dan kebutuhan vital PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel).

Investigasi awal yang dihimpun TrendiKabar.com mengungkap keterkaitan dua kapal tanker, MT. Lestari Selatan di bawah naungan PT Indoline Incomekita, dengan MT. Ferimas Sejahtera. Keduanya disebut berada dalam satu pola distribusi yang kini menjadi sorotan serius.

Sumber internal menyebut, terdapat dugaan praktik pemindahan muatan di tengah laut (ship to ship) sebelum BBM tersebut masuk ke wilayah Bawean. Jika benar, skema ini bukan sekadar pelanggaran prosedur, tetapi berpotensi merusak integritas distribusi resmi termasuk suplai ke APMS dan operasional PLTD.

Dalam mekanisme normal, distribusi BBM baik untuk masyarakat melalui APMS maupun untuk pembangkit listrik harus melalui transportir resmi yang ditunjuk dengan pengawasan ketat dari sisi volume, kualitas, hingga legalitas dokumen. Namun, dugaan adanya “transfer gelap” di laut memunculkan pertanyaan serius: apakah BBM yang beredar masih murni sesuai standar?

Lebih jauh, isu krusial lainnya adalah potensi pencampuran solar subsidi dan non-subsidi dengan kandungan zat aditif berbeda. Jika ini terjadi dan masuk ke sistem PLTD, dampaknya tidak main-main: mesin pembangkit bisa mengalami kerusakan lebih cepat, yang berujung pada gangguan pasokan listrik masyarakat Bawean.

Tak hanya itu, sumber juga mengungkap indikasi penggunaan kapal yang diduga telah melewati batas usia operasional, serta dokumen pelayaran yang patut dipertanyakan keabsahannya. Jika terbukti, maka bukan hanya distribusinya yang bermasalah, tetapi juga aspek keselamatan dan legalitas pengangkutan BBM itu sendiri.

Penindakan terhadap kasus ini dikabarkan telah dilakukan oleh tim gabungan pada 13 April 2026, termasuk unsur dari Badan Pemelihara Keamanan Polri. Namun hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung tertutup.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Karyoto, belum memberikan tanggapan meski pesan telah terbaca. Upaya konfirmasi ke Humas juga belum membuahkan hasil.

Sementara itu, pihak PT Indoline Incomekita, Pertamina, dan PLN juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan dalam rantai distribusi ini.

Rangkaian temuan ini membuka pertanyaan besar:

apakah distribusi BBM di wilayah kepulauan seperti Bawean benar-benar berjalan sesuai mekanisme, atau justru ada celah yang dimanfaatkan secara sistematis?

TrendiKabar.com akan terus menelusuri alur distribusi ini dari jalur kapal, peran APMS, hingga transportir BBM untuk PLTD demi mengungkap fakta utuh di balik dugaan praktik yang berpotensi merugikan publik.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB