Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian

- Publisher

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Polsek Bluto bersama insan pers usai kegiatan silaturahim dan penguatan sinergitas kamtibmas.

Foto: Polsek Bluto bersama insan pers usai kegiatan silaturahim dan penguatan sinergitas kamtibmas.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Secangkir kopi menjadi pembuka, tetapi persoalan keamanan masyarakat menjadi pembicaraan utama. Polsek Bluto bersama sejumlah insan pers di Kabupaten Sumenep menggelar silaturahim yang dikemas santai namun sarat pembahasan soal keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa (11/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung di salah satu rumah makan di Kecamatan Bluto itu bukan sekadar agenda seremonial. Di tengah suasana santai, jajaran kepolisian dan wartawan justru membuka ruang komunikasi untuk membicarakan sejumlah persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H., hadir langsung didampingi Kanit Intel Polsek Bluto. Sejumlah wartawan yang selama ini menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Kabupaten Sumenep turut mengikuti pertemuan tersebut.

Salah satu isu yang cukup mendapat perhatian dalam dialog tersebut adalah maraknya aksi pencurian yang dinilai mulai meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Bluto.

Persoalan itu menjadi bahan diskusi bersama, bukan hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga bagaimana informasi mengenai gangguan kamtibmas dapat dikomunikasikan secara tepat kepada masyarakat.

AKP Agus Sugito menegaskan, hubungan antara kepolisian dan media tidak semestinya berhenti pada kebutuhan publikasi. Menurutnya, komunikasi yang sehat diperlukan agar setiap informasi yang diterima masyarakat dapat dipahami secara utuh dan tidak berkembang menjadi informasi yang menyesatkan.

“Media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga situasi kamtibmas. Melalui komunikasi yang baik dan pemberitaan yang edukatif serta berimbang, kita dapat bersama-sama menangkal hoaks dan menciptakan Kecamatan Bluto yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Agus.

Polisi punya kewenangan, media punya fungsi kontrol dan informasi. Keduanya berbeda peran, tetapi bertemu pada kepentingan yang sama: masyarakat.

Karena itu, keterbukaan komunikasi menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut. Wartawan dapat memperoleh informasi secara lebih jelas, sementara kepolisian memiliki ruang untuk menyampaikan kondisi kamtibmas secara langsung.

Obrolan yang berlangsung cair kemudian berlanjut dalam suasana ramah tamah. Namun, di balik suasana santai tersebut, terselip pesan penting bahwa persoalan keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian.

Masyarakat, media, dan aparat memiliki peran masing-masing dalam menjaga lingkungan tetap aman serta mendorong penyelesaian persoalan secara tepat.

Silaturahim tersebut pun diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan satu kali. Komunikasi antara Polsek Bluto dan insan pers diharapkan terus berjalan secara aktif, terbuka, dan berkesinambungan.

Sebab, ketika informasi tidak tersumbat dan komunikasi berjalan dua arah, persoalan kamtibmas dapat lebih cepat diketahui, dikawal, dan disampaikan kepada publik secara proporsional.

Dari meja makan di Bluto, satu pesan mengemuka: menjaga keamanan bukan hanya soal menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga membangun komunikasi agar masyarakat tidak kehilangan rasa aman

Editor : (Red)

Berita Terkait

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan
STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Tagihan Air Melonjak Belasan Kali Lipat, Pelanggan Perumda Sumekar Pertanyakan Dasar Perhitungan
Kejari Luruskan Audit DD Poja dan Kebundadap Timur, Dokumen Direvisi, Arah Penanganan Dinanti
Satresnarkoba Polresta Sumenep Sita Puluhan Botol Miras dari Toko Kelontong Bangselok

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:18 WIB

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 02:17 WIB

STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi

Rabu, 30 September 2026 - 01:55 WIB

Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan

Senin, 28 September 2026 - 22:12 WIB

Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Berita Terbaru