Kunjungan Wisman ke Jatim Naik 58 Persen, Gubernur Khofifah: Ini Bukti Dunia Percaya pada Pariwisata Kita

- Publisher

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, (TrendiKabar.com) – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur menunjukkan tren meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, sebanyak 24.800 wisman tercatat masuk melalui Bandara Internasional Juanda sepanjang April 2025. Angka ini melonjak 58,50 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencatat 15.647 kunjungan.

Secara kumulatif, total kunjungan wisman ke Jatim dari Januari hingga April 2025 mencapai 81.771 orang. Negara asal wisatawan terbesar di antaranya berasal dari Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan Australia.

“Alhamdulillah, ini menunjukkan bahwa kepercayaan dunia internasional terhadap Jawa Timur sebagai destinasi wisata semakin meningkat,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (13/6/2025).

Menurut data, wisatawan asal Tiongkok mendominasi kunjungan pada April 2025 dengan 8.471 kunjungan atau 34,16 persen dari total wisman. Malaysia menyusul dengan 5.267 kunjungan, dan Singapura 1.754 kunjungan. Kunjungan dari Thailand juga melonjak signifikan hingga 403 persen, dari 131 pada Maret menjadi 660 kunjungan di April.

Khofifah menilai tren ini sebagai buah kerja keras semua pihak dalam membangun daya saing dan kualitas layanan pariwisata Jatim.

“Brand pariwisata Jawa Timur mulai diakui dunia. Ini hasil kerja kolaboratif menjaga destinasi tetap menarik dan nyaman,” tegasnya.

Fokus pada Konektivitas dan Digitalisasi

Pemprov Jatim terus memperkuat konektivitas internasional. Sejumlah rute penerbangan langsung ke Surabaya kini dibuka, termasuk dari Thailand dan Guangzhou, Tiongkok. Khofifah menyebut konektivitas udara sebagai kunci utama mendongkrak kunjungan.

“Kami aktif menjajaki kerja sama dengan berbagai maskapai agar rute langsung ke Juanda semakin banyak,” jelasnya.

Menjawab kebutuhan wisatawan era digital, Pemprov juga meluncurkan platform Sistem Informasi Daya Tarik Wisata (SIDITA) dan Majapahit Digital (Majadigi). Dua layanan ini memungkinkan wisatawan mengakses informasi, memesan paket wisata, hingga mendapatkan promo secara online.

“Wisatawan kini mencari pengalaman yang mudah dan cepat. Digitalisasi adalah jawaban,” tambah Khofifah.

Pariwisata Berkelanjutan dan Inklusif

Khofifah menekankan pentingnya pariwisata yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat lokal. Oleh sebab itu, Pemprov tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga aspek sosial, budaya, dan lingkungan.

“Kami ingin pariwisata tumbuh tanpa mengorbankan kearifan lokal dan lingkungan,” ujarnya.

Pemprov juga terus mendorong pelaku wisata agar memenuhi standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability), serta meningkatkan kualitas SDM pariwisata melalui pelatihan dan sertifikasi.

“Kepercayaan wisatawan adalah segalanya. CHSE bukan hanya protokol kesehatan, tapi juga bagian dari pelayanan profesional,” tegas Khofifah.

Harapan untuk Masa Depan

Ia berharap tren positif kunjungan wisman ini bisa berlanjut secara konsisten dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut menjaga citra positif Jatim di mata dunia.

“Setiap senyuman, keramahan, dan kebersihan adalah bentuk promosi paling nyata. Mari jaga bersama wajah pariwisata Jawa Timur,” pungkasnya.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas
Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan
Tagihan Air Melonjak Belasan Kali Lipat, Pelanggan Perumda Sumekar Pertanyakan Dasar Perhitungan
KPK Bongkar Dugaan Setoran di BPN Jatim, Uang hingga Emas Disita, Aliran dari Kantah Mulai Ditelusuri
Tak Sekadar Duduk di Balik Meja, Kadis DLH Sumenep Turun Langsung Pantau Kenyamanan Taman Bunga
KPK Geledah Kanwil BPN Jatim, Sejumlah Barang Dibawa Penyidik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:13 WIB

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 23:18 WIB

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 20:45 WIB

Tagihan Air Melonjak Belasan Kali Lipat, Pelanggan Perumda Sumekar Pertanyakan Dasar Perhitungan

Berita Terbaru