3.000 Anak Yatim Padati Bakorwil Pamekasan, BIP Gelar ‘Pasar Kebaikan’ hingga Pecahkan Rekor MURI

- Publisher

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Founder Ali Zainal Abidin menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas kegiatan santunan 3.000 anak yatim yang digelar Yayasan Bani Insan Peduli.

Foto: Founder Ali Zainal Abidin menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas kegiatan santunan 3.000 anak yatim yang digelar Yayasan Bani Insan Peduli.

PAMEKASAN, (TrendiKabar.com) – Ribuan anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Pamekasan memadati Gedung Bakorwil, Jumat (6/3/2026), dalam kegiatan santunan dan buka puasa bersama yang digelar oleh Yayasan Bani Insan Peduli (BIP). Kegiatan sosial berskala besar ini diikuti sekitar 3.000 anak yatim, menjadikannya salah satu santunan terbesar yang pernah digelar di wilayah Madura.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diinisiasi oleh founder BIP, Ali Zainal Abidin. Ia mengaku terharu melihat ribuan anak yatim dapat berkumpul dalam satu kegiatan yang sarat kepedulian dan kebersamaan.

“Jujur kondisi sore ini saya sangat bangga melihat para anak-anak yatim berkumpul. Semoga kita semua mendapatkan barokahnya,” ujar Ali Zainal Abidin dalam sambutannya.

Tidak sekadar memberikan santunan, panitia juga menghadirkan konsep unik dalam kegiatan tersebut. Para anak yatim diberi kesempatan berbelanja secara gratis di ratusan tenda yang telah disediakan.

Di setiap tenda tersedia berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian hingga perlengkapan lainnya yang bisa dipilih langsung oleh anak-anak sesuai keinginan mereka. Konsep ini sengaja dibuat layaknya “pasar kebaikan”, agar anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan memilih sendiri barang yang mereka sukai tanpa merasa terbatas.

“3 ribu anak yatim disiapkan tenda untuk belanja secara gratis. Mudah-mudahan Bani Insan Peduli bersama Forkopimda Kabupaten Pamekasan terus menjadi fastabiqul khairat,” tambah Ali.

Suasana acara semakin meriah dengan berbagai hiburan yang disiapkan panitia, termasuk kehadiran badut yang menghibur anak-anak. Tawa ceria pun terdengar di berbagai sudut ruangan, menciptakan atmosfer hangat yang jarang mereka rasakan dalam keseharian.

Skala kegiatan yang begitu besar ini bahkan mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kegiatan santunan anak yatim dengan jumlah peserta terbanyak dalam satu acara.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bani Insan Peduli atas konsistensinya membantu anak-anak yatim di Pamekasan.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian BIP yang dibuktikan dengan menyantuni 3 ribu anak yatim,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi bentuk nyata solidaritas sosial serta kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya anak-anak yatim.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan
STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Tagihan Air Melonjak Belasan Kali Lipat, Pelanggan Perumda Sumekar Pertanyakan Dasar Perhitungan
Dari Gerakan Kemanusiaan ke Panggung Asia, Bang Ali Dedikasikan Dua Penghargaan untuk Yatim dan Dhuafa
Kejari Luruskan Audit DD Poja dan Kebundadap Timur, Dokumen Direvisi, Arah Penanganan Dinanti

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:18 WIB

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 02:17 WIB

STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi

Rabu, 30 September 2026 - 01:55 WIB

Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan

Senin, 28 September 2026 - 22:12 WIB

Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Berita Terbaru