ESDM Jatim & SKK Migas Teliti Semburan Sumur Bor di Sumenep

- Publisher

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) 12 Maret 2025 – Pada hari Rabu, pukul 13.00 WIB hingga selesai, Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur dan SKK Migas melakukan kunjungan ke lokasi semburan air sumur bor di Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Saat ini, semburan air telah berhenti dan lokasi telah ditutup.

Hasil Penemuan Tim ESDM dan SKK Migas:

1. Gas yang terdeteksi tidak beracun (kadar H₂S 0 ppm, kadar CO 0 ppm).

2. Kandungan gas sebesar 18,3% O₂, dengan LEL 83 hingga melebihi batas alat, sehingga memiliki potensi terbakar jika terkena sumber api.

Tindakan yang Dilakukan:

1. Tim ESDM dan SKK Migas melakukan tes kandungan gas di lokasi semburan.

2. Karena kandungan gas metana yang terlalu tinggi, air dari sumur bor tidak dapat digunakan sebagai sumber air bersih.

3. Lokasi semburan telah ditutup.

4. Dinas ESDM dan SKK Migas akan melakukan tes ulang di laboratorium untuk penelitian lebih lanjut.

Pihak yang Hadir dalam Kegiatan Ini:

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur: Bpk. Hermawan

Kabag Perekonomian Sumenep: Bpk. Dadang Edi Sunandar

Perwakilan SKK Migas Sumenep: Bpk. Ach. Ansori

Camat Pasongsongan: Bpk. Fariz Aulia Utomo, S.STP., M.Si

Kapolsek Pasongsongan: Iptu Harianto, S.H

Babinsa Koramil 11/Pasongsongan: Serda Joni Dwi Winarno beserta dua anggota

Sekdes dan perangkat Desa Prancak

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB