JAKARTA, (TrendiKabar.com) – Perjalanan panjang dalam menggerakkan aksi sosial dan kemanusiaan membawa Founder Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) atau BASHRA, H. Ali Zainal Abidin yang akrab disapa Bang Ali, ke panggung penghargaan tingkat Asia.
Bang Ali menerima dua penghargaan dalam ajang yang diselenggarakan Asia Award Media di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Namun, bagi Bang Ali, dua penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi. Di balik apresiasi yang diterimanya, ia membawa nama anak yatim, dhuafa, serta masyarakat yang selama ini menjadi penerima manfaat berbagai gerakan sosial BIP/BASHRA.
“Alhamdulillah, malam ini kami mewakili penerima manfaat dari Bani Insan Peduli, yaitu para anak yatim, dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan, untuk menerima dua penghargaan ini. Bagi saya, kebaikan tidak cukup hanya dibicarakan atau diwacanakan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujar Bang Ali.
Penghargaan tersebut hadir di tengah perjalanan berbagai kegiatan sosial yang dijalankan BIP/BASHRA. Gerakannya tidak hanya menyasar anak yatim dan dhuafa, tetapi juga penyandang disabilitas, lansia, guru ngaji, abang becak, pedagang kecil, pengemudi ojek daring, pekerja harian, nelayan hingga masyarakat kurang mampu.
Bentuk kegiatannya pun beragam. Mulai dari santunan sosial, program umrah gratis, bedah rumah, bantuan kebutuhan sehari-hari, BBM gratis, isi ulang LPG gratis, dukungan pendidikan keagamaan, pembangunan sarana dan asrama tahfiz Al-Qur’an hingga pemberdayaan masyarakat dan pelaku UMKM.
Sepanjang 2026, sejumlah kegiatan berskala besar digelar di berbagai daerah.
Pada Maret 2026, BASHRA BIP menggelar santunan bagi 3.000 anak yatim di Pamekasan. Kegiatan tersebut juga memperoleh Rekor MURI.
Gerakan sosial berlanjut pada April 2026 dengan menyasar sekitar 2.000 penyandang disabilitas dan masyarakat berkebutuhan khusus di Madura.
Memasuki September 2026, sebanyak 1.000 anak yatim dan dhuafa menerima santunan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan peluncuran Gedung Ainun Umar.
Di Madura, BASHRA BIP bersama MWCNU Palengaan juga memberikan tali asih kepada 250 anak yatim dan guru ngaji dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pamekasan pada 12 September 2026.
Gerakan kepedulian BASHRA juga menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari. Pada September 2026, Bang Ali bersama relawan BASHRA dan Central 88 Gold & Jewellery memimpin aksi BBM gratis di sejumlah SPBU di Pamekasan, Sampang dan Sumenep.
Pengendara sepeda motor, pengemudi ojek daring, pedagang keliling hingga masyarakat lainnya menjadi penerima manfaat. Gerakan tersebut kemudian berlanjut melalui program isi ulang LPG gratis di sejumlah wilayah.
Di bidang pendidikan dan keagamaan, BIP/BASHRA turut memberikan dukungan terhadap pembangunan sarana serta asrama tahfiz Al-Qur’an. Sementara dalam bidang pemberdayaan, sejumlah kegiatan diarahkan kepada pelaku UMKM dan komunitas lokal.
Bagi Bang Ali, apresiasi yang diterimanya tidak menghentikan langkah gerakan sosial tersebut. Ia menyampaikan bahwa penghargaan itu juga merupakan milik para relawan dan masyarakat yang selama ini bergerak bersama di lapangan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini pada hakikatnya milik seluruh tim relawan BASHRA dan masyarakat yang selalu bersama kami di lapangan,” tuturnya.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi pemantik agar semangat berbagi terus tumbuh dan semakin banyak pihak tergerak mengambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan sesuai kemampuan masing-masing.
“Harapan saya dan seluruh relawan, penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus konsisten menggemakan spirit Fastabiqul Khairat. Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus peduli dan berbagi sesuai dengan kapasitas masing-masing,” katanya.
Bang Ali juga berharap gerakan kepedulian tersebut dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Semoga dampak positifnya bisa dirasakan oleh lebih banyak warga di seluruh pelosok negeri,” pungkasnya.
Dua penghargaan yang diterima di Jakarta itu menjadi bagian lain dari perjalanan gerakan sosial BIP/BASHRA. Dari santunan anak yatim hingga membantu kebutuhan sederhana masyarakat, semangat yang dibawa tetap sama: Fastabiqul Khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan.
Editor : (Red)

























