BRI Sumenep Buka Audiensi dengan PMII Komisariat Unija, Tegaskan Hormati Proses Hukum dan Patuh pada Putusan Pengadilan

- Publisher

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pimpinan Bank Rakyat Indonesia Cabang Sumenep, Ali Topan (tengah, berkacamata), saat audiensi dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Unija.

Foto: Pimpinan Bank Rakyat Indonesia Cabang Sumenep, Ali Topan (tengah, berkacamata), saat audiensi dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Unija.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pimpinan Cabang (Branch Office Head) Bank Rakyat Indonesia Cabang Sumenep, Ali Topan, menerima dan membuka ruang audiensi dengan perwakilan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiraraja (Unija), sebagai tindak lanjut atas dinamika dugaan kasus yang sebelumnya menjadi perhatian publik, Kamis (23/4/2026).

Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana dialog terbuka, di mana kedua belah pihak saling menyampaikan pandangan terkait persoalan yang dinilai berdampak pada nasabah, khususnya menyangkut pemotongan gaji pensiun.

Dalam kesempatan itu, Ali Topan menegaskan bahwa pihaknya menghargai aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan berkomitmen untuk bersikap terbuka dalam menyikapi setiap persoalan yang berkembang.

“Pada prinsipnya kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan patuh terhadap putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Bank Rakyat Indonesia tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum, serta memastikan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme internal yang berlaku. Selain itu, BRI membuka ruang komunikasi bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk menyampaikan pengaduan secara resmi.

Sikap tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, transparansi, serta menjaga kepercayaan publik terhadap layanan perbankan.

Sementara itu, perwakilan PMII Komisariat Unija menilai audiensi ini sebagai langkah awal dari upaya yang mereka dorong dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas penyelesaian kasus. Mereka menegaskan akan terus melakukan pengawasan hingga proses hukum memberikan kejelasan dan keadilan bagi pihak yang dirugikan.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan terbuka ruang komunikasi yang konstruktif antara lembaga dan masyarakat, sekaligus mendorong penyelesaian persoalan secara objektif sesuai koridor hukum yang berlaku.

 

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB