DPM UPI Sumenep Resmi Dilantik, Buka Babak Baru Demokrasi Mahasiswa

- Publisher

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pelantikan DPM Universitas PGRI Sumenep periode 2026–2027 ditandai dengan penyerahan sertifikat dan prosesi serah terima amanah.

Foto: Pelantikan DPM Universitas PGRI Sumenep periode 2026–2027 ditandai dengan penyerahan sertifikat dan prosesi serah terima amanah.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas PGRI Sumenep resmi dilantik untuk periode 2026–2027, Jumat (21/8/2026), di Graha Kemahasiswaan Universitas PGRI Sumenep. Pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan organisasi kemahasiswaan kampus, sekaligus menandai lahirnya lembaga representasi mahasiswa yang diharapkan mampu membawa tradisi demokrasi ke arah yang lebih terbuka dan substantif.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Rektor Universitas PGRI Sumenep dan dihadiri unsur civitas akademika serta sejumlah tamu undangan. Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar, M.T., turut hadir dan memberikan motivasi kepada jajaran DPM agar mampu menjalankan amanah serta memperkuat peran mahasiswa dalam kehidupan demokrasi kampus.

Ketua DPM Universitas PGRI Sumenep periode 2026–2027, Khairul Faizin atau yang akrab disapa Faiz, menegaskan bahwa terbentuknya DPM bukan sekadar penambahan struktur organisasi. Menurutnya, lembaga tersebut merupakan bagian dari sejarah baru yang tengah dibangun di lingkungan kampus.

“Ini adalah lembaga baru di UPI Sumenep dan merupakan sejarah baru. Kita sedang merintis secara historis, merintis sebuah sejarah untuk perubahan,” ungkap Faiz.

Faiz menyadari bahwa tantangan terbesar bagi lembaga baru bukan sekadar membangun eksistensi, melainkan membangun kepercayaan mahasiswa. Karena itu, ia menilai jabatan tidak boleh menjadi ukuran utama keberhasilan DPM.

“Ketika sebuah lembaga baru lahir, yang pertama kali harus dibangun bukanlah kebesarannya. Yang pertama kali harus dibangun adalah kepercayaannya. Dan kepercayaan itu tidak akan lahir dari jabatan. Kepercayaan hanya akan lahir dari konsistensi, integritas, dan keberanian untuk menjalankan amanah,” tegasnya.

Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya bersama seluruh jajaran DPM untuk mengemban amanah selama satu periode ke depan.

Menurut Faiz, DPM harus mampu menjadi ruang yang terbuka terhadap aspirasi mahasiswa, sekaligus menjalin komunikasi konstruktif dengan seluruh unsur civitas akademika. DPM juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis universitas dan organisasi mahasiswa dalam mendorong kemajuan kampus.

“Kami ingin membangun DPM Universitas PGRI Sumenep sebagai lembaga yang terbuka terhadap aspirasi, mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh unsur civitas akademika, serta dapat menjadi mitra strategis bagi pihak universitas dan seluruh organisasi mahasiswa,” ujarnya.

Dalam menjalankan fungsi kelembagaan, DPM akan mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi. Faiz menilai perbedaan pendapat tidak semestinya menjadi sumber perpecahan, melainkan bagian penting dari proses demokrasi untuk menemukan keputusan yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota DPM bahwa amanah yang diterima bukan persoalan kedudukan, melainkan tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan mahasiswa.

“Amanah ini bukan tentang siapa yang paling tinggi posisinya, tetapi tentang siapa yang paling siap bertanggung jawab. Mari kita bekerja dengan ketulusan, menjaga integritas, mengedepankan musyawarah, dan berani mengambil sikap ketika kepentingan mahasiswa harus diperjuangkan,” katanya.

Faiz mengajak seluruh mahasiswa meninggalkan sekat-sekat akibat perbedaan pilihan dan pandangan selama proses demokrasi berlangsung.

“Mulai hari ini, tidak ada lagi istilah kelompok kami dan kelompok mereka. Yang ada adalah satu kepentingan: kemajuan Universitas PGRI Sumenep,” tegasnya.

Lebih jauh, Faiz menekankan bahwa pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal dari pekerjaan yang jauh lebih besar. DPM, kata dia, tidak boleh berhenti pada seremoni, jabatan, maupun rutinitas organisasi.

“Tidak ada gunanya terlalu lama merayakan kemenangan, karena kampus ini tidak membutuhkan tepuk tangan. Kampus ini membutuhkan kerja nyata,” ujarnya.

Karena itu, DPM Universitas PGRI Sumenep berkomitmen memaksimalkan fungsi representasi, pengawasan, evaluasi, penyaluran aspirasi, serta penyampaian gagasan yang berkaitan dengan kepentingan mahasiswa dan kemajuan kampus.

Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2027, DPM UPI Sumenep kini dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan bahwa lembaga baru tersebut bukan hanya hadir secara administratif, tetapi benar-benar mampu menjadi suara mahasiswa.

Pelantikan tersebut sekaligus membuka babak baru demokrasi mahasiswa di Universitas PGRI Sumenep. Sejarah baru itu pada akhirnya tidak akan ditentukan oleh meriahnya pelantikan, melainkan oleh seberapa konsisten DPM menjaga integritas, memperjuangkan aspirasi, dan membuktikan kerja nyata sepanjang masa kepengurusannya.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB