Miris Jalan Rusak Parah Dusun Kokon dan Desa Gendang Barat Menuju Desa Kaloang, Kepala Dusun Kokon Angkat Bicara 

- Publisher

Sabtu, 28 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kondisi akses jalan yang menghubungkan Dusun Kokon dan Desa Gendang Barat menuju Desa Kaloang rusak parah

Foto : Kondisi akses jalan yang menghubungkan Dusun Kokon dan Desa Gendang Barat menuju Desa Kaloang rusak parah

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kondisi akses jalan yang menghubungkan Dusun Kokon dan Desa Gendang Barat menuju Desa Kaloang, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, semakin memprihatinkan. Jalan yang rusak parah dan tidak terawat ini semakin sulit dilalui, terutama dengan adanya hujan yang menyebabkan permukaan jalan semakin berlumpur dan licin. Pengendara yang melintasi jalan tersebut pun harus ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan.

Sapaan Ahmad Kepala Dusun Kokon, mengungkapkan bahwa jalan tersebut belum pernah tersentuh oleh program perbaikan atau pembangunan dari Dana Desa (DD) selama lima tahun terakhir. Padahal, jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan dua desa, yaitu Desa Gendang Barat dan Desa Kaloang. Menurutnya, kondisi jalan yang semakin rusak sangat mengganggu mobilitas warga dan pengendara yang setiap hari melewati jalur tersebut.

“Jalan ini memang belum pernah ada program perbaikan, baik melalui Dana Desa maupun dari BKD Desa,” kata Ahmad saat dihubungi melalui , Jumat (27/12/2024).

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa kerusakan parah pada jalan tersebut disebabkan oleh kondisi tanah yang bergoyang, sehingga sulit untuk diperbaiki atau diaspal. “Tanahnya itu bergoyang, Pak, jadi ya nggak bisa diperbaiki atau diaspal,” ujarnya.

Sayangnya, meskipun masalah ini sudah lama terjadi, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah desa setempat untuk menangani permasalahan jalan rusak tersebut. Awak media yang mencoba menghubungi Pj Kepala Desa Gendang Barat dan Camat Gayam untuk konfirmasi lebih lanjut belum ada akses untuk tindak lanjut dari masalah ini.

Kondisi ini semakin memprihatinkan mengingat jalan tersebut sangat penting bagi warga yang sehari-hari mengandalkan akses tersebut untuk keperluan transportasi dan ekonomi. Masyarakat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk segera memperbaiki akses jalan yang kini semakin sulit dilalui, terutama di musim hujan seperti sekarang.

 

Penulis : Harnawi/Mat Halil

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB