MBG di Batang-Batang Bocor di Pengawasan: SPPG Akui Buah Busuk Lolos ke Siswa Meski Sudah Disortir

- Publisher

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Buah tidak segar lolos ke paket MBG siswa di Batang-Batang.

Foto: Buah tidak segar lolos ke paket MBG siswa di Batang-Batang.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Program Makan Bergizi (MBG) di Kecamatan Batang-Batang tercoreng setelah ditemukan buah tidak segar ikut dibagikan kepada siswa di sejumlah sekolah. Sorotan mengarah ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bhakti Bunda Berjaya yang berlokasi di Dusun Taroman, sebagai pelaksana teknis MBG di wilayah tersebut.

Temuan ini awalnya dipandang sebagai keluhan orang tua. Namun setelah dilakukan konfirmasi, justru keterangan dari pihak pelaksana membuka persoalan yang lebih mendasar: lemahnya pengawasan di tingkat SPPG.

Awak media menghubungi Zainuddin, Kepala SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Batang-Batang, pada 8 Februari 2026. Ia membenarkan jabatannya.

Dalam klarifikasi lanjutan, ia menyatakan pelaksanaan MBG telah sesuai standar gizi sesuai arahan pengawas.

“Buah sebelumnya sudah kami sortir. Ternyata ada beberapa laporan dari sekolah ada yang busuk. Kami sudah menyampaikan permohonan maaf dan akan meningkatkan pengawasan,” jelasnya.

Pernyataan ini justru menjadi titik krusial.

Sebab jika benar sudah dilakukan sortir di tingkat SPPG, maka secara logika pengawasan, buah busuk seharusnya tidak mungkin lagi sampai ke tangan siswa.

Fakta bahwa buah tersebut tetap lolos menunjukkan bahwa proses kontrol mutu di SPPG tidak berjalan efektif, atau bahkan hanya bersifat administratif tanpa pemeriksaan riil terhadap kelayakan bahan pangan.

Di sinilah persoalan MBG di Batang-Batang tidak lagi soal “buah busuk”, melainkan indikasi kelalaian dalam sistem pengawasan pangan untuk siswa.

Permohonan maaf yang disampaikan SPPG dinilai tidak cukup menjawab pertanyaan mendasar:

  • Siapa yang bertanggung jawab pada pemeriksaan akhir sebelum distribusi?
  •  Bagaimana standar kelayakan bahan pangan diterapkan?
  • Mengapa pengawasan baru diperketat setelah temuan muncul?

Bagi wali murid, ini bukan sekadar kualitas makanan, tetapi soal kepercayaan terhadap program yang menyangkut kesehatan anak.

Kasus ini memperlihatkan bahwa titik rawan MBG bukan pada konsep programnya, melainkan pada disiplin pengawasan pelaksana di lapangan.

Jika pengawasan di tingkat SPPG bisa “lolos” pada hal yang terlihat secara kasat mata seperti buah busuk, maka publik wajar mempertanyakan seberapa ketat pengendalian mutu bahan makanan lainnya yang tidak terlihat langsung.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin
Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:56 WIB

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB