Dari Tribun ke Rumah Duka, Ahsanul Qosasi Lepas Mbah Hosen untuk Selamanya

- Publisher

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ahsanul Qosasi, berkemeja hitam dan berpeci hitam, saat mendoakan Mbah Hosen di rumah duka.

Foto: Ahsanul Qosasi, berkemeja hitam dan berpeci hitam, saat mendoakan Mbah Hosen di rumah duka.

PAMEKASAN, (TrendiKabar.com) — Jumat malam, Mbah Hosen masih berada di tribun. Sorak kemenangan Madura United 2-1 atas PSIM Yogyakarta masih terdengar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Namun sehari berselang, kabar duka datang. Sosok yang dikenal sebagai salah satu suporter tertua dan ikon Madura United itu berpulang pada Sabtu (19/9/2026).

Kepergian Mbah Hosen meninggalkan duka bagi keluarga besar Madura United. Presiden Madura United, Ahsanul Qosasi, turut datang ke rumah duka untuk menyampaikan penghormatan terakhir.

Bagi Mbah Hosen, tribun bukan sekadar tempat menyaksikan pertandingan. Di sanalah kesetiaannya kepada Madura United terlihat selama bertahun-tahun.

Bahkan, pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta menjadi momen terakhir Mbah Hosen menyaksikan langsung perjuangan Laskar Sape Kerrab di stadion.

Mbah Hosen diketahui telah mendukung Madura United sejak awal klub tersebut berdiri. Sosoknya juga dikenal memiliki tempat yang khas di tribun bawah papan skor.

Kini, tempat itu tak lagi diisi sosok yang selama ini begitu akrab dengan atmosfer pertandingan Madura United.

Ahsanul Qosasi datang bukan hanya sebagai Presiden Madura United, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar klub yang kehilangan salah satu wajah setianya.

Mbah Hosen telah pergi. Namun cerita tentang kesetiaannya dari tribun akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Madura United.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Rp1.000 Memungut Bola Tenis hingga Central 88, Bang Ali Jadikan Bisnis sebagai Jalan Berbagi
Dua Hari Setelah BIP Dibubarkan, Tangis Syukur Bang Ali Pecah di Hadapan Wan Sehan, “Gerakan Kebaikan Pantang Mundur”
Tiga Ayat Sebelum Perpisahan, BIP Resmi Dibubarkan, Bang Ali Titipkan Warisan Fastabiqul Khairat
Manusia yang Paling Dibenci Iblis, Pesan Menyentuh Founder BIP Bang Ali Saat Resmikan Bedah Rumah Ibu Maryani
La Tahzan, Innallaha Ma’ana: Di Balik Jeruji yang Dingin, Allah Masih Menyalakan Harapan
Usai Tour Kemanusiaan dan Qurban, BIP Tancap Gas Lagi! Kini Sentuh Warga Binaan Lapas Pamekasan dalam “Kolaborasi Kepedulian”
Kerugian Jamaah Tembus Rp15,16 Miliar, Tim Korban Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Umrah Ilegal Anisa Berkah Wisata
Dari Kisah Abdullah bin Ummi Maktum dan Amr bin al-Jamuh, BIP Foundation Hadirkan Kesetaraan Nyata bagi 2.000 Anak Disabilitas

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:18 WIB

Dari Tribun ke Rumah Duka, Ahsanul Qosasi Lepas Mbah Hosen untuk Selamanya

Jumat, 11 September 2026 - 15:43 WIB

Dari Rp1.000 Memungut Bola Tenis hingga Central 88, Bang Ali Jadikan Bisnis sebagai Jalan Berbagi

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dua Hari Setelah BIP Dibubarkan, Tangis Syukur Bang Ali Pecah di Hadapan Wan Sehan, “Gerakan Kebaikan Pantang Mundur”

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiga Ayat Sebelum Perpisahan, BIP Resmi Dibubarkan, Bang Ali Titipkan Warisan Fastabiqul Khairat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:50 WIB

Manusia yang Paling Dibenci Iblis, Pesan Menyentuh Founder BIP Bang Ali Saat Resmikan Bedah Rumah Ibu Maryani

Berita Terbaru