Pick Up Terperosok ke Jurang di Pragaan, Seorang Wiraswasta Meninggal Dunia

- Publisher

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi kecelakaan mobil pick up yang terperosok ke jurang di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Jumat (13/2/2026).

Foto: Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi kecelakaan mobil pick up yang terperosok ke jurang di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Jumat (13/2/2026).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/2/2026) pagi. Sebuah mobil pick up berwarna hitam dilaporkan terperosok ke jurang dan mengakibatkan sopirnya meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Sujianto (60), warga Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Korban berprofesi sebagai wiraswasta.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Kembang RT 002 RW 001, Desa Rombasan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 06.00 WIB korban berpamitan kepada istrinya untuk mengambil batu di lokasi tersebut dengan mengendarai mobil pick up.

Sekitar pukul 08.30 WIB, keluarga korban menerima kabar dari perangkat desa bahwa kendaraan yang dikemudikan Sujianto terperosok ke dalam jurang. Menantu korban bersama warga kemudian mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tempat kejadian.

Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka di Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan.

Petugas dari Polsek bersama anggota Koramil, pihak kecamatan, Puskesmas Pragaan, serta perangkat desa setempat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Prenduan, IPTU Mohammad Sudiono, bersama anggotanya turut melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) serta di rumah duka.

Dugaan sementara, kendaraan yang dikemudikan korban mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga terperosok ke jurang. Namun, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan visum atau autopsi dan menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian terpantau kondusif dan penanganan telah dilakukan oleh aparat terkait.

Editor : (Red)

Sumber Berita: Humas Polres Sumenep

Berita Terkait

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB