SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ada pemandangan menarik di tengah suasana malam Taman Bunga (TB) Sumenep. Di saat masyarakat menikmati waktu bersama keluarga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si., terlihat berkeliling memantau langsung kondisi taman, Sabtu (26/9/2026).
Bukan sekadar datang dan melihat dari kejauhan. Anwar menyusuri sejumlah sudut Taman Bunga yang berada di jantung Kota Sumenep. Mulai dari kondisi fasilitas, kebersihan, penerangan, hingga suasana taman tak luput dari perhatiannya.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan ruang publik yang menjadi salah satu titik berkumpul masyarakat itu benar-benar memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Bagi Anwar, kondisi ruang publik tidak cukup hanya diketahui melalui laporan di balik meja. Situasi sebenarnya perlu dilihat langsung di lapangan, terlebih ketika taman sedang ramai dikunjungi masyarakat.
“Kenyamanan taman bagi kami adalah prioritas. Makanya saya turun langsung sambil melihat, khawatir masih ada yang kurang. Kalau memang ada kekurangan, tentu akan kita benahi,” ujar Anwar saat ditemui di Taman Bunga Sumenep.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Sumenep, R. Hasinudin Firdaus, juga melakukan monitoring lapangan. Sebelumnya, ia memantau kondisi Taman Tajamara sebelum kemudian bergabung dengan Kepala DLH di kawasan Taman Bunga.
Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya DLH Sumenep melihat secara langsung kondisi ruang terbuka publik, terutama taman-taman yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas dan berkumpul.
Menurut Anwar, ada kepuasan tersendiri ketika fasilitas publik yang dikelola pemerintah dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.
“Kalau kita bisa membuat pengunjung senang dan tersenyum saat berada di taman, itu menjadi kepuasan bagi kami,” ungkapnya.
Anwar menyebut kondisi Taman Bunga saat ini terus mengalami pembenahan. Salah satunya melalui penambahan penerangan yang membuat kawasan tersebut semakin terang dan nyaman, khususnya bagi masyarakat yang berkunjung pada malam hari.
Namun, pembenahan itu belum dianggap selesai. DLH Sumenep berencana kembali mempercantik kawasan tersebut dengan menambah tanaman bunga serta mengevaluasi sejumlah bagian taman yang dinilai masih membutuhkan sentuhan.
“Taman Bunga sekarang sudah semakin bagus dengan tambahan penerangan. Ke depan akan kita tambah lagi tanaman bunga. Intinya, kami tidak akan cepat merasa puas. Akan terus kita perbaiki dan benahi demi kenyamanan pengunjung,” tegasnya.
Bagi DLH Sumenep, keberadaan taman tidak hanya berbicara tentang tanaman, lampu ataupun tempat duduk. Lebih dari itu, taman merupakan ruang publik tempat masyarakat melepas penat, bercengkerama, serta menikmati waktu bersama keluarga.
Karena itu, kenyamanan pengunjung menjadi salah satu hal yang ingin terus dijaga seiring dengan pembenahan fasilitas dan penataan kawasan.
Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan dan fasilitas publik, monitoring langsung di lapangan juga menjadi penting. Sebab, persoalan kecil yang terkadang tidak tergambar dalam laporan dapat diketahui ketika kondisi tersebut dilihat secara langsung.
Malam itu, di antara cahaya lampu dan masyarakat yang menikmati suasana Taman Bunga, Kepala DLH Sumenep memilih melihat sendiri kondisi ruang publik yang berada di bawah pengelolaan dinasnya.
Bukan sekadar memastikan taman terlihat indah, tetapi memastikan fungsi utamanya tetap terasa: menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat untuk duduk, bercengkerama bersama keluarga, dan menikmati suasana Kota Sumenep.
Penulis : Suri Hariady
Editor : (Red)

























