SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Gerakan Pemuda Saobi (GPS) kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Senin (26/10/2026). Aksi ini merupakan tindak lanjut demonstrasi jilid I pada 23 Oktober 2026.
Dalam aksi tersebut, Kepala DPMD Sumenep akhirnya menandatangani sejumlah tuntutan yang diajukan GPS. Meski demikian, GPS menegaskan bahwa penandatanganan tersebut bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengawalan terhadap realisasi tuntutan.
GPS juga menyoroti terbatasnya ruang dialog karena hanya tiga orang perwakilan massa yang dipersilakan berdiskusi di dalam ruangan. Menurut GPS, keterbukaan dan kejelasan jawaban penting dalam merespons aspirasi masyarakat.
Pertemuan tersebut turut melibatkan pihak kecamatan, Kepala Desa Saobi, serta sejumlah perangkat desa. GPS berharap keterlibatan para pihak dapat mendorong penyelesaian persoalan secara konkret dan terukur.
GPS menyatakan akan terus memantau tindak lanjut tuntutan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. Jika tidak ada perkembangan yang jelas, mereka siap kembali menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPMD Sumenep.
Bagi GPS, tanda tangan bukanlah akhir dari persoalan. Komitmen tersebut harus dibuktikan melalui tindakan nyata dan penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Penulis : Mat Halil
Editor : (Red)

























