Teras Masjid Baiturrahman di Ra’as Ambruk, Diduga karena Bangunan Tua

- Publisher

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Warga Desa Brakas, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep dikejutkan dengan ambruknya teras depan Masjid Baiturrahman pada Kamis (6/3/2025) sekitar pukul 18.35 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp. 300 juta.

Menurut keterangan saksi, yakni Mursid (Ketua Takmir Masjid), Samhari, dan Nawali, saat kejadian mereka sedang mengikuti pengajian di dalam masjid sembari menunggu waktu shalat Isya. Tiba-tiba, terdengar suara retakan yang awalnya dikira gempa bumi. Tak lama berselang, teras masjid mendadak roboh, membuat para jamaah bergegas keluar melalui pintu sebelah kiri masjid.

Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan bahwa penyebab pasti kejadian ini masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara mengarah pada kondisi bangunan yang sudah tua. “Kami telah melakukan langkah-langkah awal seperti mendatangi lokasi kejadian, mencatat keterangan saksi, serta memasang garis polisi di sekitar area yang terdampak,” ujarnya.

Hingga saat ini, warga sekitar masih berupaya membersihkan puing-puing bangunan yang ambruk. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda bangunan lain yang berisiko roboh.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB