LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

- Publisher

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kasi Intelijen Kejari Sumenep, Endro Riski Erlazuardi.

Foto: Kasi Intelijen Kejari Sumenep, Endro Riski Erlazuardi.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Perkara dugaan tindak pidana korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2024 memasuki babak krusial. Lima terdakwa dijadwalkan menjalani sidang dengan agenda pembacaan surat tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/7/2026).

Pembacaan surat tuntutan menjadi tahapan penting setelah seluruh rangkaian pemeriksaan saksi, ahli, serta para terdakwa selesai dilakukan. Dalam sidang tersebut, JPU akan menyampaikan analisis hukumnya sekaligus tuntutan pidana terhadap masing-masing terdakwa berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumenep, Endro Riski Erlazuardi, membenarkan agenda persidangan tersebut.

“Iya, itu betul, Mas. Agendanya pembacaan tuntutan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Endro menegaskan, penanganan perkara dugaan korupsi BSPS merupakan kewenangan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Karena itu, masyarakat diminta menunggu jalannya persidangan beserta isi surat tuntutan yang nantinya menjadi dokumen terbuka.

“Jadi ditunggu saja, Mas. Kalau kami dari Kejari Sumenep sudah mendapatkan informasi, tentu akan kami sampaikan. Setelah surat tuntutan dibacakan di persidangan, itu bukan lagi menjadi rahasia karena masyarakat juga akan mengetahui isi tuntutannya,” tegasnya.

Perkara ini menjadi perhatian luas setelah dalam persidangan pada akhir Juni 2026 sejumlah terdakwa menyebut nama beberapa oknum anggota DPRD Kabupaten Sumenep maupun DPRD Provinsi Jawa Timur. Fakta yang mengemuka di ruang sidang tersebut memicu perhatian publik sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya pihak lain yang akan didalami berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.

Hingga agenda pembacaan tuntutan digelar, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur belum menyampaikan secara resmi apakah fakta-fakta yang terungkap di persidangan, termasuk penyebutan sejumlah nama, akan menjadi bagian dari pendalaman lebih lanjut atau tidak.

Diketahui, perkara dugaan korupsi BSPS Sumenep merupakan hasil penyidikan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang menetapkan lima orang sebagai terdakwa atas dugaan keterlibatan dalam pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2024.

Usai pembacaan tuntutan, persidangan akan berlanjut pada agenda pembelaan (pledoi) dari para terdakwa maupun penasihat hukum mereka sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan.

Publik kini menantikan isi surat tuntutan yang akan dibacakan Jaksa Penuntut Umum, mulai dari besaran tuntutan pidana, pertimbangan yuridis, hingga konstruksi hukum yang menjadi dasar penuntutan terhadap masing-masing terdakwa.

Pembacaan tuntutan hari ini tidak hanya menjadi penentu arah proses hukum terhadap lima terdakwa, tetapi juga menjadi perhatian publik yang menanti apakah fakta-fakta yang terungkap selama persidangan akan berhenti pada perkara para terdakwa atau berkembang melalui proses hukum sesuai alat bukti yang sah. Seluruh proses tersebut tetap harus mengedepankan mekanisme hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka
Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI
Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar
Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi
Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi
Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:40 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:08 WIB

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI

Berita Terbaru