Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

- Publisher

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pangdam V/Brawijaya menyapa warga saat meninjau pembangunan jembatan di Ambunten, Sumenep.

Foto: Pangdam V/Brawijaya menyapa warga saat meninjau pembangunan jembatan di Ambunten, Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Penantian panjang warga Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, akhirnya mulai terjawab. Setelah puluhan tahun akses penghubung antar dusun terputus akibat robohnya jembatan lama pada 1998, kini pembangunan Jembatan Perintis Garuda mendapat perhatian langsung dari Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., Selasa (19/5/2026).

Kedatangan Pangdam menggunakan Helikopter Bell 412 di Desa Ambunten Timur langsung disambut jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat hingga warga yang selama ini merasakan sulitnya akses transportasi antar wilayah.

Kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni. Pangdam turun langsung meninjau progres pembangunan jembatan yang digagas sebagai solusi membuka keterisolasian warga dan memperkuat konektivitas pedesaan.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat serta santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial TNI kepada warga sekitar.

Mayjen TNI Rudy Saladin mengapresiasi sinergi antara Kodim 0827/Sumenep, pemerintah daerah dan masyarakat yang dinilai berhasil menghadirkan semangat gotong royong dalam pembangunan infrastruktur desa.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Dandim bersama jajaran serta dukungan masyarakat dan pemerintah daerah. Ini bentuk gotong royong yang luar biasa demi membuka akses dan membantu kehidupan masyarakat desa,” ujar Pangdam.

Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda sejalan dengan komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi jalur penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Tujuan pembangunan jembatan ini untuk memudahkan akses dan konektivitas antar desa. Dari sisi ekonomi tentu sangat membantu masyarakat mengangkut hasil pertanian, pupuk hingga mendukung aktivitas sehari-hari warga,” katanya.

Pangdam juga mengingatkan agar jembatan yang dibangun nantinya dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut lahir dari kondisi nyata masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi risiko saat menyeberangi sungai akibat putusnya akses penghubung utama.

“Jembatan ini nantinya memangkas waktu perjalanan warga sekaligus mengurangi risiko saat menyeberangi sungai. Selama puluhan tahun masyarakat mengalami keterbatasan akses setelah jembatan bambu lama roboh akibat bencana,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, mayoritas warga sekitar berprofesi sebagai petani dan peternak. Selama ini mereka harus memutar jauh bahkan mempertaruhkan keselamatan demi membawa hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari.

“Dengan adanya jembatan, aktivitas ekonomi masyarakat akan jauh lebih mudah, aman dan efisien,” tambah Dandim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin, Kajari Sumenep Nislianudin, jajaran Forkopimka Ambunten, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 645/GTY Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Anjangsana di Distrik Napua
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kodim 0213/Nias Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo
Respons Kegaduhan Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta
Wamendagri Ribka Haluk Sampaikan Duka Cita Mendalam dan Kecam Insiden Pembakaran Pesawat AMA
Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka
Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:17 WIB

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 645/GTY Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Anjangsana di Distrik Napua

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:40 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:25 WIB

Kodim 0213/Nias Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:33 WIB

Respons Kegaduhan Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa

Berita Terbaru