TNI-Polri Kawal Pergeseran Logistik Pilkada ke PPK Lewat Jalur Laut

- Publisher

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Babinsa Koramil 0827/18 Kangean Praka Hendika Bersama Polsek Arjasa Dan Panwascam

Foto : Babinsa Koramil 0827/18 Kangean Praka Hendika Bersama Polsek Arjasa Dan Panwascam

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pergeseran logistik Pilkada serentak tahun 2024 ke daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri bagi personel TNI dan Polri.

Kondisi tubuh harus prima, dalam menghadapi beratnya medan yang harus ditempuh, khususnya ke daerah pedalaman dan pesisir laut.

Seperti halnya yang dialami Babinsa Koramil 0827/18 Kangean Praka Hendika. Dirinya bersama Polsek Arjasa dan Panwascam Arjasa mengawal pergeseran logistik dari PPS ke PPK.

“Kami harus menempuh jalur laut karena dari Desa Budi ke Kecamatan. Alhamdulillah tidak ada kendala,” ujar Praka Hendika, Jum’at (29/11/2024).

Hendika mengatakan jarak yang ditempuh dari pelabuhan Desa Budi ke Batu Guluk menempuh kurang lebih 2 jam.

Pihaknya harus bekerja keras karena harus menempuh perjalanan melalui laut dengan cuaca yang terkadang tidak menentu sehingga membutuhkan perjuangan untuk sampai kelokasi.

“Kami memilih jalur laut karena kondisi jalur darat tidak bisa dilewati dikarenakan berlumpur. Kami bersama Polsek dan Panwascam memastikan logistik Pilkada sampai ke PPK dalam aman dan tidak rusak,” pungkasnya.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Sumenepkab.go.id

Berita Terkait

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:20 WIB

Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Berita Terbaru

Opini

Baperan Ketika Kader Mulai Bicara Jujur

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:39 WIB