SUMENEP, (Trendikabar.com), – Komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terus diwujudkan melalui berbagai langkah strategis. Menjelang pelaksanaan Penilaian Akreditasi Rumah Sakit Tahun 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut menggelar Lomba Kesiapan Ruangan sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan di seluruh unit pelayanan, Senin (13/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 8 hingga 14 Juli 2026 itu melibatkan seluruh unit pelayanan, mulai dari instalasi rawat jalan, rawat inap, hingga unit penunjang dan manajemen. Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi internal, lomba tersebut dirancang untuk mendorong setiap unit memperkuat kesiapan pelayanan sesuai standar akreditasi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Melalui kegiatan ini, seluruh unit didorong melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan dokumen, kebersihan lingkungan kerja, implementasi standar pelayanan, hingga pengembangan inovasi yang mampu mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan bahwa akreditasi bukan sekadar proses penilaian administratif, melainkan momentum untuk memastikan seluruh sistem pelayanan rumah sakit berjalan sesuai standar mutu dan keselamatan pasien.
Menurutnya, setiap unit pelayanan memiliki peran yang sama penting dalam membangun rumah sakit yang profesional, aman, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Akreditasi menjadi kesempatan bagi kami untuk terus melakukan evaluasi sekaligus memperkuat budaya mutu di seluruh lini pelayanan. Yang paling utama bukan hanya memperoleh hasil yang baik dalam penilaian, tetapi bagaimana standar pelayanan tersebut benar-benar diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lomba kesiapan ruangan menjadi salah satu media untuk menumbuhkan semangat kolaborasi sekaligus meningkatkan kepedulian seluruh pegawai terhadap pentingnya menjaga kualitas pelayanan di unit masing-masing. Melalui pendekatan yang lebih partisipatif, setiap unit didorong melakukan pembenahan secara mandiri dengan tetap mengacu pada standar akreditasi rumah sakit.
Adapun indikator penilaian dalam lomba tersebut meliputi kelengkapan dokumen pelayanan, kebersihan dan kerapian ruangan, observasi implementasi standar pelayanan, serta inovasi yang dikembangkan oleh masing-masing unit. Seluruh aspek tersebut merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Menurut dr. Erliyati, kesiapan menghadapi akreditasi harus dipandang sebagai proses peningkatan kualitas yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika mendekati jadwal penilaian. Karena itu, budaya disiplin, kerja sama, dan perbaikan berkesinambungan terus ditanamkan kepada seluruh tenaga kesehatan maupun pegawai rumah sakit.
“Kami ingin menjadikan akreditasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar target sesaat. Dengan keterlibatan seluruh unit, kami optimistis kualitas pelayanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar akan terus meningkat sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin baik, aman, dan profesional,” katanya.
Melalui Lomba Kesiapan Ruangan tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya mutu di lingkungan rumah sakit.***
Penulis : Dafa

























