7.320 Pelanggaran Lalu Lintas Terjaring Selama Operasi Zebra Semeru 2024

- Publisher

Kamis, 31 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H.,S.I.K.,M.M., (Pegang MIC) Dan Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Dodik Wibowo, S.H., M.H

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H.,S.I.K.,M.M., (Pegang MIC) Dan Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Dodik Wibowo, S.H., M.H

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Rabu (30/10/24) Sebanyak 7.320 pelanggaran lalu lintas terjaring dalam Operasi Zebra Semeru 2024, yang dilaksanakan Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Operasi Zebra Semeru berlangsung selama 14 hari mulai 14 hingga 27 Oktober 2024.

“Pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra Semeru di Kabupaten Sumenep ada 7.320, yang terdiri dari tilang (Etle) mobile 49, tilang manual 820 dan teguran 6.433,” ujar Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H.,S.I.K.,M.M., Rabu (30/10/2024).

Kapolres mengatakan, angka pelanggaran selama operasi itu terjadi peningkatan 38 persen dari tahun sebelumnya sebesar 5.290 pelanggaran, yakni untuk tilang (Etle) mobile 135, tilang manual 312 dan teguran 4.843.

Sementara itu, jumlah korban kecelakaan selama Operasi Zebra di Kabupaten Sumenep sebanyak 16 kasus, namun tidak ada korban jiwa.

Dari 16 kasus laka lantas tersebut terdiri dari luka berat 7, luka ringan 17 dan korban materiil Rp18.300.000,-.

“Kasus laka lantas juga ada peningkatan 23 persen bila dibandingkan Operasi Zebra Semeru 2023, yaitu 13 kasus dengan korban meninggal dunia 1 orang, luka berat nihil, luka ringan 13 orang dan kerugian materiil Rp41.300.000,-,” tuturnya.

AKBP Henri menegaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas. Di samping itu, juga menegakkan hukum secara efektif untuk pelanggar lalu lintas, serta fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

AKBP Henri juga mengimbau kepada pengendara agar selalu tertib berlalu-lintas. Apalagi dalam masa pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sumenep agar tetap berlangsung dengan aman. Patuhi aturan lalu lintas dan hargai pemakai jalan yang lain.

Operasi Zebra Semeru 2024 merupakan Operasi Harkamtibmas bidang lantas yang mengedepankan giat edukatif dan persuasif serta humanis, didukung penegakan hukum secara elektronik/teguran simpatik dalam rangka mendukung suksesnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, serta mengajak masyarakat untuk tertib berlalu-lintas demi terwujudnya Kamseltibcar lantas yang aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Sumenep.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Sumenepkab.go.id

Berita Terkait

KPK Bongkar Dugaan Setoran di BPN Jatim, Uang hingga Emas Disita, Aliran dari Kantah Mulai Ditelusuri
KPK Geledah Kanwil BPN Jatim, Sejumlah Barang Dibawa Penyidik
Mubes dan Stadium General KJJT Indonesia Digelar Dua Hari di Surabaya, Bahas Pers dan Keterbukaan Informasi
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari
Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kodim 0213/Nias Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:08 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran di BPN Jatim, Uang hingga Emas Disita, Aliran dari Kantah Mulai Ditelusuri

Jumat, 25 September 2026 - 06:11 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim, Sejumlah Barang Dibawa Penyidik

Selasa, 8 September 2026 - 13:25 WIB

Mubes dan Stadium General KJJT Indonesia Digelar Dua Hari di Surabaya, Bahas Pers dan Keterbukaan Informasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:03 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:32 WIB

JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari

Berita Terbaru

Opini

MADURA TETAP “BAJINGAN”

Senin, 28 Sep 2026 - 22:44 WIB