Jalan Hancur, Dana Desa Diduga Tak Jelas: Kades Lapa Taman Bungkam

- Publisher

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Desa (Kades) Lapa Taman, Abu Huraera

Foto : Kepala Desa (Kades) Lapa Taman, Abu Huraera

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Warga Desa Lapa Taman, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, dibuat geram dengan kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Ironisnya, setiap tahun pemerintah desa menerima kucuran Dana Desa (DD) yang semestinya digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Namun, hingga kini, realisasi anggaran tersebut tak jelas arahnya.

Kepala Desa (Kades) Lapa Taman, Abu Huraera, justru memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait penggunaan dana desa dan alasan pembiaran jalan yang rusak. Sikap diam ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran desa.

“Kami tidak tahu ke mana dana desa itu digunakan. Jalan sudah bertahun-tahun rusak, tapi tidak ada perbaikan. Kades juga tidak pernah memberikan penjelasan ke masyarakat. Ini seperti ada yang ditutup-tutupi,” ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur saat hujan semakin menyulitkan aktivitas warga, terutama petani, pelajar, dan pedagang yang mengandalkan akses tersebut untuk beraktivitas. Warga pun mulai mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa dalam mengelola keuangan desa.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2018 mengamanatkan bahwa setiap dana desa harus dikelola secara transparan dan dapat diakses oleh masyarakat. Namun, di Lapa Taman, laporan penggunaan anggaran desa tampaknya menjadi misteri yang tak kunjung terungkap.

Hingga berita ini diterbitkan, Kades Lapa Taman masih belum memberikan klarifikasi kepada masyarakat maupun media terkait penggunaan anggaran desa dan kondisi jalan yang rusak. Jika terus dibiarkan tanpa kejelasan, warga berencana melaporkan dugaan penyimpangan anggaran ke aparat penegak hukum untuk diaudit secara menyeluruh.

Media ini masih berupaya menghubungi Kepala Desa Lapa Taman guna mendapatkan tanggapan resmi terkait persoalan ini.

 

 

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 04:57 WIB

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Selasa, 14 April 2026 - 14:24 WIB

Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terbaru