Desak Penegakan Hukum Berkeadilan, Taretan Legal Justika “Pasung Simbolik” di Depan Mapolres Sumenep

- Publisher

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Lembaga advokasi Taretan Legal Justika memasang spanduk berisi kritik dan seruan moral di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sumenep, Selasa (29/4/2025), sebagai bentuk desakan terhadap lambannya penegakan hukum di wilayah tersebut. Spanduk tersebut dipasang langsung oleh Sulaisi Abdurrazaq, Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) IAIN Madura sekaligus advokat senior di Madura.

Dalam keterangannya kepada awak media yang hadir di lokasi, Sulaisi menyebut pemasangan spanduk itu bukan sekadar simbol, melainkan suara nurani publik yang menuntut keadilan sejati.

“Ini bukan teatrikal kosong. Ini suara publik yang selama ini terpinggirkan. Penegakan hukum harus berpihak pada rakyat, bukan pada kekuasaan atau kepentingan tertentu,” tegasnya.

Foto: Sulaisi Abdurrazaq (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan usai memasang spanduk kritik penegakan hukum di depan Mapolres Sumenep, Selasa (29/4/2025).

Spanduk yang dipasang memuat pernyataan sikap resmi Taretan Legal Justika. Dalam pernyataan tersebut, mereka menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk peringatan keras dari rakyat terhadap praktik hukum yang dianggap tidak adil, lamban, dan sarat kepentingan.

“Langkah ini adalah bentuk peringatan keras dari rakyat yang muak terhadap praktik hukum yang tidak adil, lamban, dan penuh drama. Ini bukan sekadar simbol, tapi suara hati nurani rakyat yang menuntut pembersihan institusi hukum dari segala bentuk penyimpangan dan pelindungan terhadap pelaku kejahatan,” demikian bunyi pernyataan mereka.

Taretan Legal Justika juga mengungkap bahwa pihaknya telah melaporkan sembilan kasus hukum ke Polres Sumenep, yang sebagian besar terkait dugaan korupsi dan pelanggaran serius lainnya. Hingga kini, menurut mereka, belum ada progres signifikan dari pihak kepolisian.

“Jika pemimpin sungguh mewakili rakyat, maka dia akan berdiri di sisi yang benar. Jangan takut melawan kejahatan, tapi takutlah jika hukum dibiarkan jadi alat kekuasaan,” tulis mereka dalam pernyataan yang tercantum di spanduk.

Sulaisi menegaskan bahwa pihaknya tidak hadir membawa kebencian, melainkan harapan agar hukum ditegakkan secara jujur, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Kami ingin hukum berdiri bersama rakyat, bukan di hadapannya. Kepercayaan publik hanya bisa diraih jika hukum ditegakkan dengan jujur,” tutup Sulaisi.

Pemasangan spanduk ini menjadi bentuk ekspresi kolektif atas kegelisahan publik terhadap arah penegakan hukum di Sumenep, serta seruan agar aparat kembali menjunjung tinggi keadilan substantif.

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib
Kerugian Jamaah Tembus Rp15,16 Miliar, Tim Korban Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Umrah Ilegal Anisa Berkah Wisata
Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial
Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998
Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas
Soroti Ketidakhadiran Nia Kurnia Fauzi, PPI Beri Ultimatum 3×24 Jam kepada BK DPRD Sumenep
Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:29 WIB

Kerugian Jamaah Tembus Rp15,16 Miliar, Tim Korban Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Umrah Ilegal Anisa Berkah Wisata

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:46 WIB

Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:12 WIB

Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:08 WIB

Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas

Berita Terbaru