Bani Insan Peduli Rayakan Satu Tahun Perjalanan: Dari Duka Ibunda Menjadi Gerakan Kebaikan untuk Ribuan Warga

- Publisher

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: CEO Bani Insan Peduli Ali Zainal Abidin menyampaikan sambutan pada rangkaian 1 Anniversary BIP di Surabaya, Sabtu malam (6/12/2025).

Foto: CEO Bani Insan Peduli Ali Zainal Abidin menyampaikan sambutan pada rangkaian 1 Anniversary BIP di Surabaya, Sabtu malam (6/12/2025).

SURABAYA, (TrendiKabar.com) — Peringatan 1st Anniversary Bani Insan Peduli (BIP) di Hotel Bumi Surabaya, Sabtu malam (6/12/2025), tidak hanya menjadi acara seremonial. Ia berubah menjadi ruang refleksi yang menghangatkan hati, mengingatkan bahwa dari sebuah duka yang dalam, bisa tumbuh gerakan kemanusiaan yang besar. Tema “Kita adalah Keluarga, bukan karena darah tetapi karena hati yang saling terikat” terasa hidup sepanjang acara berlangsung.

Dalam sambutannya, CEO BIP Ali Zainal Abidin kembali membuka kisah lahirnya gerakan ini. Semuanya bermula dari kepergian ibunda tercinta, Ainun Bani, pada 23 Desember 2024. Saat Ali mengenang hari itu, ruangan seketika sunyi. Seakan seluruh tamu ikut kembali pada momen kehilangan tersebut. Beberapa hadirin tampak menahan haru, sebagian lainnya mengusap mata sebuah tanda bahwa kisah itu menyentuh banyak hati.

Ali menyampaikan betapa besarnya penghormatan masyarakat kepada almarhumah. Tahlil pertama dihadiri 700 orang, tahlil kedua lebih dari 1.000, lalu membludak hingga 14.000 orang pada hari ketujuh. Puncaknya, tahlil 40 hari dihadiri sekitar 35.000 orang. Bagi keluarga, jumlah itu bukan sekadar angka, tetapi bukti bahwa kebaikan ibunda tercinta semasa hidup telah meninggalkan jejak mendalam.

“Melihat semua itu, kami membentuk tim kecil sekitar 10 orang dan bermusyawarah dengan keluarga besar. Kami sepakat bahwa anggaran tahlil ibu kami dialihkan untuk memperkuat gerakan sosial BIP,” tutur Ali penuh ketulusan.

Keputusan itu menjadi titik balik. Sejak saat itu, keluarga besar Bani Insan Peduli memutuskan untuk tidak lagi mengadakan tahlil atau haul besar. Seluruh anggaran dialihkan menjadi program bantuan sosial yang berkelanjutan. Dari langkah kecil tersebut, kini BIP mampu menyalurkan sekitar 6.000 paket sembako setiap bulan.

Ali juga mengungkap bahwa ia bersama istrinya, Fitri, telah sepakat menyerahkan seluruh hasil usaha mereka untuk kegiatan BIP.

“Apapun usaha kami, 100 persen kami niatkan untuk Bani Insan Peduli,” ucapnya, disambut tepuk tangan hangat para tamu.

Selain bergerak dalam sedekah, BIP juga memperkuat kemandirian melalui unit-unit usaha. Dua minggu terakhir, BIP meluncurkan toko emas ‘88 Gold’ di Pamekasan, di mana seluruh keuntungan dialokasikan untuk operasional sosial dan memperluas jangkauan program kemanusiaan.

Di hadapan para undangan, Ali kembali menegaskan bahwa BIP tidak memiliki agenda politik apa pun.

“Hakikat BIP bukan untuk kepentingan politik. Kami tidak berniat menjadi dewan, bupati, ataupun wali kota,” tegasnya. “Tujuan kami hanya ingin mengajak sebanyak mungkin orang untuk ikut dalam gerakan kebaikan.”

Ia juga menambahkan pesan penting yang diyakininya sejak awal perjalanan BIP: bahwa harta orang yang bersedekah tidak akan berkurang.

“Sedekah itu tidak akan mengurangi apa pun. Justru Allah akan mengganti dengan cara yang tidak pernah kita duga,” ujarnya, membuat suasana kembali hening penuh perenungan.

Menutup sambutannya, Ali memanjatkan doa agar seluruh tamu diberi kesehatan, kelapangan rezeki, dan dijadikan hamba yang ringan tangan dalam berbagi. Rangkaian 1 Anniversary BIP yang digelar pada 6–7 Desember 2025 juga dipenuhi kegiatan positif seperti Gowes BIP, Jalan-Jalan Sehat (JJS), ramah tamah, serta berbagi kepada sesama melengkapi makna bahwa ulang tahun pertama ini bukan sekadar perayaan, melainkan peneguhan komitmen untuk terus menebar manfaat.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Bani Insan Peduli Tebar Cahaya Kemanusiaan di Lamongan, Bantuan Rp1 Miliar dan Ambulans Hangatkan Hati Penghuni Yayasan Berkas Bersinar Abadi
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
Dari Kisah Abdullah bin Ummi Maktum dan Amr bin al-Jamuh, BIP Foundation Hadirkan Kesetaraan Nyata bagi 2.000 Anak Disabilitas
Polda Jatim Lakukan Uji Laboratoris Terkait Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting Sumenep
Skandal Jalur Cepat Berbayar Terbongkar, Kadis ESDM Jatim AM dan Kabid OS Jadi Tersangka
Di Saat Dunia Terbiasa Membiarkan, Ia Memilih Meneladani Rasulullah: Ali Zaenal Abidin dan 2.000 Hati yang Tak Lagi Sendiri
Puskopal Koarmada II Disorot: Dugaan Pelanggaran Tongkang KM Safaraz Jaya Dibiarkan Berlarut

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:12 WIB

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:29 WIB

Bani Insan Peduli Tebar Cahaya Kemanusiaan di Lamongan, Bantuan Rp1 Miliar dan Ambulans Hangatkan Hati Penghuni Yayasan Berkas Bersinar Abadi

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:56 WIB

PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Minggu, 26 April 2026 - 17:59 WIB

Dari Kisah Abdullah bin Ummi Maktum dan Amr bin al-Jamuh, BIP Foundation Hadirkan Kesetaraan Nyata bagi 2.000 Anak Disabilitas

Sabtu, 18 April 2026 - 10:21 WIB

Polda Jatim Lakukan Uji Laboratoris Terkait Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB

Opini

Dari Counter HP ke Ribuan Orang

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:51 WIB