PMII UNIBA Madura Tegaskan Menolak Pilkada Via DPRD: Darah kami Taruhannya!

- Publisher

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap wacana pelaksanaan Pilkada melalui DPRD.

PMII UNIBA menilai skema tersebut merupakan bentuk kemunduran demokrasi dan berpotensi merampas kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin daerah.

Ketua Komisariat PMII UNIBA Madura, Tijanuz Zaman menegaskan bahwa PILKADA lansung merupakan perjuangan panjang reformasi yang tidak boleh ditarik kembali hanya alasan efesiensi anggaran.

“Ini cacat logika! Pembiayaan besar itu disebabkan Threshold tidak di hapus. Politik masih dianggap langka. Malah mau ngehapus urat nadi rakyat, ini pelecehan bagi reformasi,” tegasnya.

Mereka mengingatkan pemilihan Kepala Daerah via DPRD berbahaya bagi demokrasi Sumenep yang membutuhkan pemimpin dengan legitimasi kuat dari rakyat.

“Justru melalui DPRD praktik transaksional, kompromi kepentingan, serta oligarki partai lebih mulus berjalan tanpa pengawasan. Rakyat hanya jadi objek bukan subjek,” tambahnya.

Selain itu, mereka menyayangkan sikap sejumlah partai politik yang melegetimasi kebijakan tersebut. Menurut mereka DPRD seharusnya menjadi representasi rakyat bukan menjadi perampas hak-hak rakyat.

“Bagi kami, demokrasi adalah harga diri rakyat. Kami tidak akan diam jika ini berlaku. Darah kami akan kami taruhkan. Kami akan kepung kantor partai pengusung,” ungkapnya.

Organisasi mahasiswa tersebut berkomitmen akan berada di barisan terdepan jika kebijakan tersebut diberlakukan.

Mereka juga mengajak semua elemen masyarakat menyatukan suara dan kekuatan dalam menajaga harga diri sebagai bangsa. “Reformasi memakan banyak korban, jangan khianati itu!,” pungkas Zaman.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin
Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:56 WIB

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB