Dana Desa Poja Rp2,7 Miliar Disorot, TOPAN Resmi Laporkan ke Aparat Hukum

- Publisher

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kadiv Advokasi TOPAN Sumenep, Zahid Ubaidillah, S.H.

Foto: Kadiv Advokasi TOPAN Sumenep, Zahid Ubaidillah, S.H.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Tim Operasi Penyelamat Aset Negara (TOPAN) Kabupaten Sumenep melaporkan dugaan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) Desa Poja, Kecamatan Gapura, untuk tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025.

Laporan tersebut disampaikan kepada Kepala Kejaksaan Agung RI cq. Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, BPK Perwakilan Jawa Timur, serta BPKP Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (20/01/2026).

Kepala Divisi Advokasi TOPAN, Zahid Ubaidillah, S.H., mengatakan pelaporan dilakukan karena pihaknya tidak mendapatkan respons maupun itikad baik dari Pemerintah Desa Poja atas permohonan klarifikasi penggunaan dana desa selama tiga tahun terakhir.

“Kami telah beberapa kali mengajukan permohonan audiensi kepada Kepala Desa Poja, Yuli Rizkiyanto, S.Kep., dan Ketua BPD Desa Poja, Bagus Dwi Hermawan, untuk meminta penjelasan terbuka mengenai realisasi anggaran tahun 2023, 2024, dan 2025. Namun hingga laporan ini disampaikan, belum ada jawaban maupun tanggapan resmi,” ujar Zahid kepada wartawan.

Berdasarkan data yang dihimpun TOPAN, Desa Poja tercatat menerima Dana Desa dengan total sebesar Rp2.777.318.000 selama periode 2023 hingga 2025.

“Atas dasar itu, kami menduga terdapat indikasi penyalahgunaan wewenang dan dugaan penggelapan dalam jabatan dalam pengelolaan dana desa di Desa Poja,” tegasnya.

TOPAN pun mendesak Kejaksaan Negeri Sumenep bersama aparat pengawas internal pemerintah untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Kepala Desa Poja beserta jajaran terkait.

“Kami meminta aparat penegak hukum bertindak sesuai ketentuan perundang-undangan. Bila perlu, dibentuk tim khusus untuk melakukan audit terhadap seluruh pelaksanaan dan realisasi Dana Desa di Desa Poja,” tambah Zahid.

Sementara itu, Ketua Umum TOPAN, H. Tri Ahmad Al-Hosaini, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum tersebut hingga tuntas.

“Kami berharap kasus ini diusut secara menyeluruh dan dibuka seterang-terangnya kepada publik,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Poja maupun Ketua BPD Desa Poja belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin
Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:56 WIB

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB