Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan

- Publisher

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tiang JUP di Desa Poje yang baru berdiri, lampu belum menyala.

Foto: Tiang JUP di Desa Poje yang baru berdiri, lampu belum menyala.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang 1.250 meter di Dusun Gunung Adak RT 003 RW 002 hingga Dusun Batu Jaran RT 002 RW 003, Desa Poja, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, kini berdiri hanya berupa tiang tanpa lampu. Ironisnya, anggaran Rp 71.240.100 dari Dana Desa (DD) 2025 baru dipasang setelah Topan melaporkan realisasi Dana Desa ke Kejaksaan Negeri Sumenep pada Januari 2026.

Seorang warga yang enggan disebut namanya menyatakan, “Ini proyek 2025, tapi baru bergerak setelah laporan ke Kejaksaan. Tiangnya ada, lampunya tidak. Anggaran seolah mubazir.”

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Topan, H. Tri Ahmad Al-Hosaini, menegaskan, “Kami menyoroti bukan untuk menakut-nakuti, tapi agar anggaran desa yang seharusnya untuk kepentingan rakyat tidak disia-siakan. Terlambatnya realisasi proyek ini menunjukkan lemahnya pengawasan internal dan bisa merugikan masyarakat. Kami berharap aparat penegak hukum bertindak tegas sesuai aturan.”

Kasus ini kini ditangani Jaksa Muda Muhammad Edriyadi Djufri, S.H., selaku Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sumenep, yang berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) untuk pemeriksaan investigatif sesuai standar pengawasan.

Masyarakat Desa Poja berharap Kejaksaan dapat menuntaskan pemeriksaan secara cepat dan transparan, agar proyek JUP yang seharusnya memberi manfaat nyata bagi warga tidak hanya menjadi simbol pemborosan anggaran.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:12 WIB

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Berita Terbaru

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB

Opini

Dari Counter HP ke Ribuan Orang

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:51 WIB