15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam

- Publisher

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Warga menambal jalan berlubang secara swadaya di Jalan Raya Dungkek; tampak Bapak Galib (kopyah hitam, berkacamata) ikut turun langsung memperbaiki jalan.

Foto: Warga menambal jalan berlubang secara swadaya di Jalan Raya Dungkek; tampak Bapak Galib (kopyah hitam, berkacamata) ikut turun langsung memperbaiki jalan.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Potret memprihatinkan infrastruktur kembali terjadi di Kabupaten Sumenep. Sejumlah warga terpaksa melakukan perbaikan swadaya dengan menambal jalan rusak berlubang di sepanjang Jalan Raya Dungkek, Sabtu (11/4/2026).

Perbaikan tambal sulam tersebut dilakukan di ruas jalan kabupaten yang melintasi Desa Romben Guna, Desa Bicabbi, hingga Desa Dungkek. Aksi ini menjadi bentuk kekecewaan warga atas kondisi jalan yang dinilai tak kunjung mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Galib, warga Desa Bicabbi, mengungkapkan bahwa inisiatif tersebut lahir dari keresahan yang telah lama dirasakan masyarakat. Bersama sejumlah rekannya, ia turun langsung memperbaiki jalan menggunakan material seadanya.

“Sudah sekitar 15 tahun jalan ini rusak berlubang. Kami tidak bisa terus menunggu, akhirnya berinisiatif memperbaiki sendiri meski hanya tambal sulam,” ujarnya.

Kondisi serupa juga disampaikan Yanto, warga Dungkek. Ia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Sumenep, sehingga seharusnya mendapatkan penanganan yang layak dan berkelanjutan.

“Ini jalan kabupaten, seharusnya pemerintah peka. Jangan sampai masyarakat terus yang menanggung akibatnya,” tegasnya.

Menurut Yanto, kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas warga sehari-hari, tetapi juga berdampak serius terhadap sektor pariwisata. Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses utama menuju Pelabuhan Dungkek dan destinasi unggulan Pulau Gili Iyang.

“Orang yang mau ke wisata Gili Iyang jadi malas, karena sepanjang jalan dari Gapura ke Dungkek banyak yang berlubang,” tambahnya.

Warga berharap Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), segera turun tangan melakukan perbaikan secara menyeluruh.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya keselamatan pengguna jalan yang terancam, tetapi juga citra Kabupaten Sumenep sebagai daerah tujuan wisata berpotensi ikut tercoreng.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:12 WIB

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Berita Terbaru

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB

Opini

Dari Counter HP ke Ribuan Orang

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:51 WIB