Skandal Jalur Cepat Berbayar Terbongkar, Kadis ESDM Jatim AM dan Kabid OS Jadi Tersangka

- Publisher

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penangkapan/penggiringan Kadis ESDM (AM) dan Kabid (OS) oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

Foto: Penangkapan/penggiringan Kadis ESDM (AM) dan Kabid (OS) oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

SURABAYA, (TrendiKabar.com) – Skandal dugaan korupsi perizinan tambang di Jawa Timur resmi memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan Kepala Dinas ESDM Jatim berinisial AM bersama seorang Kepala Bidang (Kabid) berinisial OS sebagai tersangka dalam perkara dugaan pungutan liar (pungli) perizinan.

Penindakan yang dilakukan pada pertengahan April 2026 ini menguak dugaan praktik lama yang selama ini tersembunyi di balik sistem perizinan resmi pemerintah.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, para tersangka diduga memperlambat proses perizinan yang diajukan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Dalam kondisi tersebut, pemohon izin disebut diarahkan ke mekanisme nonformal agar proses dapat dipercepat. Dari sinilah muncul dugaan permintaan sejumlah uang sebagai “pelicin”.

Sejumlah pemberitaan menyebut nilai yang diduga diminta bervariasi, mulai puluhan hingga ratusan juta rupiah per izin. Namun, angka pastinya masih dalam pendalaman penyidik

Dalam rangkaian penggeledahan, penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengamankan uang tunai dalam jumlah miliaran rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik tersebut.

Selain itu, dokumen perizinan hingga barang bukti elektronik turut disita untuk memperkuat konstruksi perkara.

Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah penerapan sistem perizinan digital yang selama ini diklaim transparan.

Fakta adanya dugaan penyimpangan menunjukkan bahwa digitalisasi tidak otomatis menutup celah korupsi, terutama jika integritas dan pengawasan tidak berjalan seiring.

Dugaan praktik ini berpotensi tidak hanya merugikan secara administratif, tetapi juga berdampak pada kualitas izin yang diterbitkan, khususnya di sektor pertambangan.

Jika benar terjadi, maka risiko terhadap tata kelola sumber daya alam dan lingkungan menjadi konsekuensi serius yang harus dihadapi.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.

Para tersangka saat ini telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran Narkoba dan Miras Ilegal, 31 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB