IMI Demo di Universitas PGRI Sumenep, Desak Rektor Usut Dugaan Penggelapan Dana PKKMB dan Evaluasi Bidang Kemahasiswaan

- Publisher

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa aksi IMI berfoto bersama usai menyampaikan aspirasi di lingkungan Universitas PGRI Sumenep.

Foto: Massa aksi IMI berfoto bersama usai menyampaikan aspirasi di lingkungan Universitas PGRI Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ikatan Mahasiswa Independen (IMI) menggelar aksi demonstrasi di lingkungan Universitas PGRI Sumenep. Dalam aksi tersebut, massa mendesak pihak rektorat bersikap tegas menyikapi dugaan penyimpangan pengelolaan dana Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), sekaligus meminta keterlibatan bidang kemahasiswaan dalam persoalan tersebut turut dievaluasi.

Aksi yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026) itu menjadi bentuk protes mahasiswa terhadap pengelolaan kegiatan PKKMB yang dinilai menyisakan sejumlah persoalan dan belum mendapatkan penjelasan secara terbuka. IMI menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut transparansi pengelolaan anggaran serta pertanggungjawaban penyelenggara kegiatan kampus.

Koordinator Lapangan (Korlap) I, Hanafi, menegaskan bahwa pihaknya menuntut Ketua Pelaksana PKKMB menyampaikan klarifikasi secara terbuka melalui video. Selain itu, IMI meminta yang bersangkutan tidak lagi dilibatkan dalam kepanitiaan kegiatan kampus serta mendesak pemberhentian dari jabatan dosen apabila dugaan penggelapan dana terbukti.

“Kami menuntut klarifikasi Ketua Pelaksana PKKMB dalam bentuk video dan diberhentikan menjadi panitia apa pun dalam kegiatan kampus. Kami juga meminta yang bersangkutan diberhentikan sebagai dosen jika terbukti melakukan penggelapan dana,” tegas Hanafi.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak kampus melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan ditindaklanjuti dan diserahkan kepada Komisi Disiplin (KOMDIS) Universitas PGRI Sumenep.

“Kami akan menindaklanjuti dan menyerahkan persoalan ini kepada pihak Komisi Disiplin kampus,” ungkap perwakilan pimpinan kampus.

Tak hanya menyoroti Ketua Pelaksana PKKMB, IMI juga mendesak agar pengelola bidang kemahasiswaan dievaluasi dan dicopot dari jabatannya apabila terbukti terlibat dalam persoalan yang dipersoalkan massa aksi.

Pihak pimpinan kampus menyatakan bahwa hasil pemeriksaan KOMDIS akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pencopotan pengelola kemahasiswaan apabila ditemukan pelanggaran.

“Kami akan serahkan ke KOMDIS Kampus Universitas PGRI Sumenep. Jika terbukti, maka kami siap menurunkan pengelola kemahasiswaan,” demikian pernyataan pihak pimpinan kampus.

Salah satu anggota IMI menegaskan bahwa persoalan dugaan penyimpangan dana PKKMB harus diusut secara transparan. Menurutnya, setiap penggunaan anggaran dalam kegiatan kemahasiswaan wajib memiliki kejelasan dan dapat dipertanggungjawabkan, terlebih kegiatan tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan mahasiswa baru.

Sebagai bentuk keseriusan mengawal tuntutan, IMI memberikan tenggat waktu 1 x 24 jam kepada pihak universitas untuk menyampaikan perkembangan dan tanggapan atas tuntutan yang telah disampaikan.

“Kami dari IMI tunggu kabar baiknya 1 x 24 jam,” tegas perwakilan IMI.

IMI menegaskan tidak ingin persoalan tersebut berhenti sebatas janji tindak lanjut. Mereka mendesak rektorat segera mengambil langkah konkret, membuka ruang klarifikasi, serta memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif dan transparan.

Kini, perhatian mahasiswa tertuju pada komitmen pihak rektorat dan hasil pemeriksaan Komisi Disiplin. Transparansi menjadi hal penting untuk menjawab polemik PKKMB sekaligus menjaga kepercayaan mahasiswa terhadap tata kelola Universitas PGRI Sumenep.

Penulis : Mat Halil

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pengisian Solar Subsidi Pakai Jerigen Terekam di SPBU Gedungan Sumenep, BPH Migas Diminta Periksa
Bupati Fauzi Paparkan Perkembangan IPM hingga Ekonomi Sumenep di Hari Jadi ke-757
Ketua DPRD Sumenep Tekankan Tradisi dan Pemerataan Pembangunan di Hari Jadi ke-757
Jumat Berkah Satreskrim Polresta Sumenep, Hadirkan Kepedulian dan Kebahagiaan bagi Anak Yatim
Hendak Tebus Emas, Nasabah Pegadaian Syariah Sumenep Justru Mendapati Barang Jaminan Telah Dilelang
Bantuan Beras Tiga Bulan Belum Tersalurkan, MP3S Pertanyakan Tanggung Jawab BULOG Madura
ASN dan Non-ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Peringatan Hari Jadi
Antrean Panjang BBM di Sumenep Mereda, Sejumlah SPBU Kembali Kondusif

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pengisian Solar Subsidi Pakai Jerigen Terekam di SPBU Gedungan Sumenep, BPH Migas Diminta Periksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Bupati Fauzi Paparkan Perkembangan IPM hingga Ekonomi Sumenep di Hari Jadi ke-757

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tekankan Tradisi dan Pemerataan Pembangunan di Hari Jadi ke-757

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Jumat Berkah Satreskrim Polresta Sumenep, Hadirkan Kepedulian dan Kebahagiaan bagi Anak Yatim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Hendak Tebus Emas, Nasabah Pegadaian Syariah Sumenep Justru Mendapati Barang Jaminan Telah Dilelang

Berita Terbaru