SUMENEP, (TrendiKabar.com) – 18 Februari 2025, Sebuah mobil dilalap api di Jalan Trunojoyo, tepatnya di depan Masjid Jamik, Desa Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep, pada Selasa (18/02/2025) sore. Kebakaran yang diduga akibat korsleting pada sistem audio mobil itu menyebabkan dua orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke RSUD Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan laporan Call Center 112, insiden terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumenep segera merespons laporan tersebut dan meluncur ke lokasi setelah melakukan persiapan dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sumenep, Sugianto, mengungkapkan bahwa tim tiba di lokasi pada pukul 16.35 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 25 menit, dan tim kemudian melakukan pendinginan serta penyisiran area untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
“Setelah memastikan situasi aman, kami juga mencabut kabel aki mobil untuk menghindari potensi korsleting lebih lanjut,” ujar Sugianto.
Tim Damkar kembali ke markas pada pukul 17.20 WIB setelah memastikan kondisi di lokasi aman. Tidak ada kendala berarti dalam proses pemadaman karena akses menuju lokasi cukup lancar.
Meski api berhasil dipadamkan dengan cepat, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian jok depan dan belakang mobil. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 90 juta.
Dalam operasi pemadaman, tim Damkar Sumenep menerjunkan dua unit pemadam kebakaran, yakni satu unit kendaraan pemadam tipe dobel kabin dan satu unit water supply. Proses pemadaman juga dibantu oleh aparat Polsek Kota Sumenep.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya korsleting listrik pada kendaraan, terutama bagi mereka yang telah melakukan modifikasi sistem kelistrikan, seperti pemasangan sistem audio tambahan.
“Kami mengingatkan agar pemilik kendaraan rutin melakukan pengecekan instalasi listrik pada mobilnya, terutama jika terdapat perangkat tambahan yang berisiko menyebabkan korsleting,” tambah Sugianto.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi dua korban luka bakar masih dalam penanganan medis di RSUD Sumenep.
Penulis : Harnawi/Mat Halil
Editor : (Red)



























