Ketua LSM Karya Anak Bangsa Lapor ke Istana Wapres: Kasus Korupsi di Sumenep Dinilai Mandek dan Tidak Transparan

- Publisher

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, saat ditemui di salah satu gerai Alfaexpress.

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, saat ditemui di salah satu gerai Alfaexpress.

JAKARTA, (TrendiKabar.com) – Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, asal ujung timur Pulau Madura (Sumenep), akan mendatangi Istana Wakil Presiden RI melalui program Lapor Mas Wapres! untuk mengungkap sejumlah dugaan korupsi di Kabupaten Sumenep yang dinilai mandek dan tidak transparan penanganannya.

Menurut Rizali, salah satu yang paling menonjol adalah kasus dugaan penyelewengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024. Ia menilai Kejaksaan Tinggi Jawa Timur bergerak lamban meski telah memeriksa Korkab BSPS 2024 yang disebut sebagai kunci utama. “Publik tidak mendapat kejelasan apa pun. Hingga kini belum ada penetapan tersangka, padahal bukti dari penerima bantuan sudah ada,” ujarnya.

Ia menegaskan, bukan hanya kasus BSPS, tetapi juga sejumlah dugaan korupsi lain di Kabupaten Sumenep akan disampaikan. “Saya akan buka semuanya. Masyarakat Sumenep berhak atas transparansi hukum dan kepastian keadilan,” tambahnya.

Selain ke Istana Wakil Presiden RI, Rizali juga telah bersurat ke Kementerian Sekretariat Negara RI untuk diteruskan kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Ia memastikan langkah terakhir adalah melapor resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami berharap Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden mendengar aspirasi kami. Di ujung Pulau Madura, keadaan sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:26 WIB

Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB