Rentetan Kejahatan di Pasongsongan: Apotek Dibobol, Warga Resah, Aparat Dinilai Pasif

- Publisher

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tampak depan Kantor Polsek Pasongsongan, Sumenep, yang menjadi sorotan warga usai maraknya kasus pencurian dan pembegalan di wilayah tersebut.
(Foto: TrendiKabar.com/Dok.)

Foto: Tampak depan Kantor Polsek Pasongsongan, Sumenep, yang menjadi sorotan warga usai maraknya kasus pencurian dan pembegalan di wilayah tersebut. (Foto: TrendiKabar.com/Dok.)

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Gelombang tindak kejahatan kembali mengguncang Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Setelah rentetan kasus pencopetan dan pembegalan di wilayah tersebut, kini giliran Apotek Firly Farma di Jalan Abubakar Siddiq, Dusun Pakotan, menjadi sasaran pembobolan pada Jumat (24/10/2025) dini hari.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di media sosial, seorang pelaku tampak masuk ke dalam apotek dan membawa kabur uang tunai sekitar Rp20 juta. Aksi tersebut berlangsung cepat di tengah kondisi lingkungan yang sepi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian maupun upaya penyelidikan yang sedang dilakukan. Namun, publik menilai respons aparat di wilayah Pasongsongan terkesan lamban dalam menindaklanjuti serangkaian kasus serupa yang telah terjadi sebelumnya.

Tiga Kasus Kejahatan dalam Sebulan: Pola yang Berulang

Data lapangan yang dihimpun TrendiKabar.com menunjukkan bahwa dalam satu bulan terakhir, sedikitnya tiga kasus kejahatan terjadi di wilayah hukum Kecamatan Pasongsongan:

1. 16 September 2025, Pembegalan di kawasan Morassen Barat dan Timur.

2. 12 Oktober 2025, Kasus pencopetan perhiasan milik warga Pasongsongan.

3. 24 Oktober 2025, Pembobolan Apotek Firly Farma dengan kerugian sekitar Rp20 juta.

Rangkaian peristiwa tersebut memperlihatkan pola kejahatan yang berulang tanpa tindak lanjut berarti. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas patroli dan fungsi pengamanan oleh Polsek Pasongsongan dalam mencegah dan menindak pelaku kejahatan di wilayahnya.

Reaksi Publik: “Pasongsongan Kian Tak Aman”

Video rekaman pembobolan apotek yang diunggah akun TikTok @TrendiKabar.com mendapat banyak tanggapan dari warga. Mayoritas komentar menunjukkan rasa was-was terhadap meningkatnya tindak kriminal di kawasan tersebut.

Beberapa komentar warganet yang mencerminkan keresahan publik antara lain:

@KLEBUN MORSOKSOK: “Akhir-akhir ini Pasongsongan dan Panaongan sangat meresahkan.”

@Bose Ikan: “Pasongsongan dibantu biar maju, malah digondol maling. Bulan ini sudah tiga kasus, termasuk pembegalan di timur SMP PsS.”

@tarolattee: “Pasongsongan lagi, kemarin begal, sekarang maling.”

@BUNGSU SE MASHOLA: “Ada apa dengan Pasongsongan? Begal dan pencurian makin marak.”

Komentar-komentar tersebut menegaskan meningkatnya rasa tidak aman yang kini dirasakan warga Pasongsongan.

Desakan untuk Penegakan Hukum yang Lebih Tegas

Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rijali, meminta kepolisian segera mengambil langkah konkret. Menurutnya, tren kejahatan yang berulang merupakan sinyal kegentingan yang tidak boleh diabaikan.

“Kejahatan berulang ini jangan dibiarkan menjadi rutinitas bulanan. Warga Pasongsongan berhak atas rasa aman, dan aparat wajib hadir menjamin itu,” tegas Rijali kepada TrendiKabar.com.

Rijali juga mendesak Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., agar menaruh perhatian khusus terhadap kondisi keamanan di wilayah pesisir utara Sumenep tersebut.

Konteks Lebih Luas: Evaluasi Kinerja Polsek Pasongsongan

Pasongsongan termasuk wilayah dengan mobilitas ekonomi tinggi, terutama sektor perdagangan hasil laut dan pertanian. Namun, tanpa pengawasan dan patroli rutin, situasi ini berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kriminal.

Pihak kepolisian diharapkan segera melakukan evaluasi sistem keamanan wilayah, memperkuat koordinasi antar-Bhabinkamtibmas, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:02 WIB

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:12 WIB

BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Berita Terbaru

Opini

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Kamis, 4 Jun 2026 - 20:59 WIB

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB