MADAS Resmi Dilantik di Surabaya: Seruan Persatuan Empat Kabupaten Madura Menggema

- Publisher

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MADAS Resmi Dilantik di Surabaya: Seruan Persatuan Empat Kabupaten Madura Menggema

MADAS Resmi Dilantik di Surabaya: Seruan Persatuan Empat Kabupaten Madura Menggema

SURABAYA, (TrendiKabar.com) 30 November 2025 — Pelantikan pengurus Madura Asli Sedarah (MADAS) yang berlangsung di Surabaya hari ini menjadi momentum penting untuk menyerukan kembali persatuan empat kabupaten di Madura: Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

Ketua Umum MADAS, Taufik, dalam sambutannya menegaskan bahwa MADAS harus menjadi rumah besar yang mempersatukan warga Madura, sebagaimana cita-cita para leluhur untuk menghadirkan Madura yang bersatu dan mandiri.

“Empat kabupaten harus solid. Ini warisan cita-cita leluhur kita. Khusus Sumenep, setelah pelantikan ini saya berharap pengurus semakin kompak dan segera menyiapkan pelantikan di daerah,” ujarnya.

Taufik juga menekankan bahwa pendirian MADAS BARU atau MADAS SEDARAH bertujuan mengajak warga Madura bergerak ke arah yang lebih positif. Menurutnya, polemik dualisme kepengurusan harus diakhiri agar energi organisasi fokus pada kerja nyata.

Selain itu, ia mendorong agar pengurus MADAS Sumenep memperkuat rekrutmen anggota. Dengan potensi besar sebagai wilayah maritim, sumber daya manusia serta kekayaan alam Sumenep harus dikelola lebih optimal dan profesional.

Ketua MADAS Sumenep Terpilih Siap Rawat Persatuan

Ketua DPC MADAS Kabupaten Sumenep yang baru dilantik, Samsudin, menyampaikan rasa syukur setelah menerima mandat kepemimpinan yang diberikan oleh Ketua DPC MADAS Jawa Timur, Nurul Hidayat, S.H., pada pukul 10.00 WIB pagi tadi.

“Amanah ini sangat berarti. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insyaallah kami akan bekerja profesional dan menjaga marwah organisasi di Sumenep,” kata Samsudin.

Menanggapi adanya dua idealisme dalam tubuh MADAS yakni MADAS SEDARAH dan MADAS SERUMPUN Samsudin menyatakan bahwa tugas pihaknya adalah merawat persatuan, bukan memperlebar perbedaan.

“Kami berharap seluruh ormas dan masyarakat Madura bisa bersatu. Jika ada persoalan antara dua kubu, MADAS Sumenep siap memfasilitasi penyelesaiannya secara keseluruhan,” tegasnya.

Pelantikan ini menandai babak baru perjalanan MADAS dalam memperkuat solidaritas, membangun potensi daerah, serta mempererat hubungan antarkabupaten di Madura.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Mubes dan Stadium General KJJT Indonesia Digelar Dua Hari di Surabaya, Bahas Pers dan Keterbukaan Informasi
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan
JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari
Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”
Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?
Ketua DPM UPI Sumenep Terpilih, Membawa Semangat Baru untuk Persatuan dan Kemajuan Mahasiswa
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:25 WIB

Mubes dan Stadium General KJJT Indonesia Digelar Dua Hari di Surabaya, Bahas Pers dan Keterbukaan Informasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:03 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:41 WIB

PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:32 WIB

JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari

Senin, 13 Juli 2026 - 03:11 WIB

Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”

Berita Terbaru