Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”

- Publisher

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bang Ali menyampaikan klarifikasi kepada awak media di Surabaya.

Foto: Bang Ali menyampaikan klarifikasi kepada awak media di Surabaya.

SURABAYA, (TrendiKabar.com) – Di tengah viralnya polemik rencana bantuan sosial senilai Rp2 miliar untuk Griya Lansia Malang dan Griya Yatim Sidoarjo, Founder Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), H. Ali Zainal Abidin atau Bang Ali akhirnya menyampaikan penjelasan secara terbuka. Namun, lebih dari sekadar memberikan klarifikasi atas isu yang berkembang, Bang Ali memilih mengajak publik memahami filosofi BANI (Bakti Anak Nurani Ibu) yang selama ini menjadi landasan setiap gerakan kemanusiaan Yayasan BIP.

Dalam silaturahmi bersama awak media di Surabaya, Minggu (12/7/2026), Bang Ali menegaskan bahwa Yayasan BIP tidak pernah memiliki niat membatalkan bantuan yang telah dirancang sebagai bagian dari rangkaian BIP Tour Jawa Timur. Menurutnya, proses penyaluran bantuan tidak berlanjut karena adanya perbedaan pandangan mengenai mekanisme dan standar operasional pelaksanaan program.

Sejak awal kami tidak pernah menyampaikan pembatalan bantuan. Justru dari pihak penerima yang meminta agar bantuan tersebut dibatalkan karena dianggap tidak sesuai dengan SOP mereka,” ujar Bang Ali.

Ia menjelaskan bahwa bantuan senilai Rp2 miliar tersebut sejak awal dirancang untuk direalisasikan secara bertahap dalam bentuk pembangunan fisik, penyediaan fasilitas, serta kebutuhan operasional, bukan melalui transfer dana secara langsung.

Program ini memang kami rancang bertahap. Ketika kemudian diminta langsung mengirimkan dana melalui rekening, tentu saya mempertanyakan mekanismenya karena konsep yang kami siapkan sejak awal bukan seperti itu,” katanya.

Di balik polemik yang berkembang, Bang Ali menilai ada substansi yang perlu dipahami masyarakat, yakni makna BANI yang selama ini melekat pada berbagai fasilitas sosial yang dibangun Yayasan BIP.

Menurutnya, BANI merupakan singkatan dari Bakti Anak Nurani Ibu, sebuah filosofi yang lahir dari rasa cinta, penghormatan, dan bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya yang telah wafat.

Saya ingin bertanya kepada masyarakat, apakah salah seorang anak mengabadikan nama orang tuanya pada sebuah bangunan yang seluruh pembangunannya dibiayai sendiri sebagai bentuk bakti dan doa? Bagi saya, itu bukan pencitraan ataupun kepentingan pribadi, melainkan ikhtiar agar setiap manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kedua orang tua saya,” ungkap Bang Ali.

Ia menegaskan bahwa filosofi tersebut bukanlah sesuatu yang baru. Selama ini nilai BANI telah menjadi identitas berbagai program kemanusiaan Yayasan BIP, di antaranya Istana Tahfidz Ainun BANI Majalengka, Dapur Ainun Cirebon, Asrama Tahfidz Ainun BANI Pacet Sidoarjo, Masjid BANI Lamongan, Asrama Umar Syarif Wonoagung Pondok Rimba, hingga Mushalla Ainun BANI di Pantai Badur, Kabupaten Sumenep.

Meski muncul perbedaan pandangan dalam proses penyaluran bantuan, Bang Ali mengajak seluruh relawan dan keluarga besar BIP agar tidak terpancing polemik maupun saling menyalahkan. Menurutnya, setiap persoalan akan lebih baik diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka, silaturahmi, serta sikap saling menghormati.

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Ketua Yayasan Griya Lansia Malang, Arif Camra, yang menurutnya merupakan sosok guru yang banyak memberikan pelajaran hidup.

Bapak Arif adalah guru saya. Saya tetap menghormati beliau. Saya berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui silaturahmi dan komunikasi yang baik karena tujuan kita sama, yaitu menghadirkan manfaat bagi sesama,” tuturnya.

Bang Ali berharap setiap program kemanusiaan yang telah dibiayai sepenuhnya dapat dijalankan sesuai kesepakatan awal agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat serta tetap menjaga kepercayaan para donatur.

Menutup keterangannya, Bang Ali menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan tidak hanya diukur dari besarnya nilai bantuan, tetapi juga dari keikhlasan, kesabaran, serta kemampuan menjaga ukhuwah di tengah perbedaan.

Sebagai pedoman dalam setiap langkah perjuangan BIP, ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 134:

“Alladzīna yunfiquna fis-sarrā’i wad-dharrā’i wal-kāzhimīnal-ghaizha wal-‘āfīna ‘anin-nās, wallāhu yuḥibbul-muḥsinīn.”

Artinya, “(Yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, yang mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali Imran: 134).

Ayat inilah yang menjadi pegangan kami. Semoga setiap ikhtiar kemanusiaan yang dilakukan BIP menjadi jalan untuk terus menebarkan manfaat, menjaga persaudaraan, dan mengharap ridha Allah SWT,” pungkas Bang Ali.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Manusia yang Paling Dibenci Iblis, Pesan Menyentuh Founder BIP Bang Ali Saat Resmikan Bedah Rumah Ibu Maryani
Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI
Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?
813 Warga Desa Essang Terima Bantuan Sembako, Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat
La Tahzan, Innallaha Ma’ana: Di Balik Jeruji yang Dingin, Allah Masih Menyalakan Harapan
Founder BIP Foundation H. Ali Zainal Abidin: “Jika Ingin Dekat Rasulullah, Muliakan Anak Yatim”
Usai Tour Kemanusiaan dan Qurban, BIP Tancap Gas Lagi! Kini Sentuh Warga Binaan Lapas Pamekasan dalam “Kolaborasi Kepedulian”
Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 03:11 WIB

Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:50 WIB

Manusia yang Paling Dibenci Iblis, Pesan Menyentuh Founder BIP Bang Ali Saat Resmikan Bedah Rumah Ibu Maryani

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:33 WIB

Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:52 WIB

813 Warga Desa Essang Terima Bantuan Sembako, Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru