Petir Sambar Warga di Areal Sawah Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia

- Publisher

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) -Sebuah insiden sambaran petir terjadi di areal persawahan di Desa Kacongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (2/1/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka dan syok.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menyampaikan bahwa korban meninggal dunia adalah Sunare (75), warga Dusun Tenggina, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang.

“Dua korban lainnya, Wana (47) dan Sahmia (43), yang juga warga Desa Batang-Batang Daya, mengalami luka ringan dan kini mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Batang-Batang,” ujar Widiarti.

Menurut keterangan, insiden terjadi ketika korban tengah memupuk padi di sawah di tengah hujan deras yang disertai petir. Sambaran petir yang cukup kuat mengenai tiga orang korban yang sedang bekerja.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka menggunakan ambulans RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Sementara itu, dua korban lainnya sedang menjalani pemulihan di fasilitas kesehatan terdekat.

Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas di tempat terbuka saat terjadi hujan disertai petir demi menghindari kejadian serupa.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:20 WIB

Guru SMPN 1 Masalembu Diduga Live TikTok Saat Jam Dinas, Kadisdik Sumenep Akan Tegur Tegas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Berita Terbaru

Opini

Baperan Ketika Kader Mulai Bicara Jujur

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:39 WIB