Bripka (Purn) Seladi: Mantan Polantas Jujur yang Lebih Memilih Memulung daripada Menerima Suap

- Publisher

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sosok Bripka (Purn) Seladi Polantas Jujur yang Lebih Memilih Memulung.

Foto : Sosok Bripka (Purn) Seladi Polantas Jujur yang Lebih Memilih Memulung.

MALANG – (TrendiKabar.com) – Bripka (Purn) Seladi (65), mantan anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota, menjadi sorotan publik karena kisahnya yang unik dan inspiratif. Seladi, yang pensiun pada 2017 di usia 58 tahun, dikenal sebagai polisi jujur yang memilih menolak suap dan pungutan liar meski harus menjalani profesi sampingan sebagai pemulung sejak 2004.

“Saya terakhir bertugas sebagai penguji pembuatan SIM A dan C di Polresta Malang Kota. Dalam menjalankan tugas, saya selalu berusaha jujur dan menolak segala bentuk suap. Itu sudah menjadi prosedur karena menyangkut kompetensi dan keselamatan pengendara,” ujar Seladi saat ditemui Kompas.com, Senin (23/12/2024).

Seladi menuturkan, dirinya lebih memilih memulung sampah untuk memenuhi kebutuhan hidup daripada melanggar hukum dengan menerima suap. Sikap tegasnya ini membuatnya kerap memberikan arahan kepada pemohon SIM agar lulus dengan kompetensi yang memadai.

“Semua yang lulus, saya luluskan. Kalau ada yang gagal, saya arahkan untuk ujian ulang tanpa tambahan biaya. Kalau tidak kompeten, tentu berbahaya di jalan,” tambahnya.

Tak hanya menolak suap, Seladi juga menentang praktik nepotisme. Ia menegaskan bahwa setiap pemohon SIM harus mengikuti ujian sesuai prosedur, meskipun ada oknum yang memintanya memberikan kelonggaran.

“Sering ada rekan kerja membawa nama pemohon. Saya tetap minta pemohon datang langsung dan mengikuti ujian sesuai aturan. Bahkan, secangkir kopi dari rekan kerja pun saya tolak, karena saya tidak mau merasa berhutang budi,” tegas Seladi.

Kejujuran dan integritas Seladi tak hanya menjadikannya teladan, tetapi juga membuka banyak pintu persaudaraan, baik dari sesama polisi, masyarakat, maupun rekan pemulung.

“Bukannya menolak rezeki, tapi mencari yang halal membuat hati lebih tenang. Kebahagiaan saya saat ini adalah memiliki banyak saudara yang mendukung saya,” pungkasnya.

Sikap dan dedikasi Seladi dalam menegakkan integritas menjadi bukti nyata bahwa kejujuran adalah jalan hidup yang mulia, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan.

 

 

Editor : (Red)

Sumber Berita: Kompas

Berita Terkait

Bukan Sekadar Bakti Sosial, Lanal Batuporon Bekali Nelayan Sapudi dengan Wawasan Keamanan Laut
Dewan Pers Warning Keras Wartawan Waspada Jerat UU ITE dan KUHP
Mawardi, Pemuda Asal Gili Iyang Sumenep Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude
KPK Tahan Tiga Tersangka Baru Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim, Total Tujuh Pemberi Masuk Tahanan
Dari Pemburu Koruptor Menjadi Tersangka, Mantan Jampidsus Tersandung Dugaan Korupsi dan TPPU
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kodim 0213/Nias Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo
Puncak HUT Ke-46 Dekranas akan Digelar di Makassar, Tri Tito Karnavian Harap Kerajinan Indonesia Bisa Mendunia

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Bukan Sekadar Bakti Sosial, Lanal Batuporon Bekali Nelayan Sapudi dengan Wawasan Keamanan Laut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Dewan Pers Warning Keras Wartawan Waspada Jerat UU ITE dan KUHP

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Mawardi, Pemuda Asal Gili Iyang Sumenep Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:46 WIB

KPK Tahan Tiga Tersangka Baru Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim, Total Tujuh Pemberi Masuk Tahanan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:27 WIB

Dari Pemburu Koruptor Menjadi Tersangka, Mantan Jampidsus Tersandung Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terbaru