Jalan Berlubang di Jl. Teuku Umar Sumenep Dibiarkan: Pemkab dan Dinas PU TR Cuek, Harus Ada Korban Dulu?

- Publisher

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Jalan berlubang di Jl. Teuku Umar, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, menjadi ancaman nyata bagi pengguna jalan. Namun hingga kini, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU TR) Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Sumenep tampaknya memilih diam dan membiarkan kondisi ini tanpa tindakan nyata.

Keluhan masyarakat pun terus bermunculan. Salah satu warga, melalui akun TikTok Melly Izzati, memohon agar jalan segera diperbaiki:

“Om, minta tolong dong infokan ke yang biasa benerin jalan raya yang berlubang, di Jl. Teuku dari Pelar ke barat. Kalau sore banyak orang kejar waktu buka puasa, takut nggak ngeliat lubang besar itu. Mohon segera diperbaiki.”

Namun, aspirasi masyarakat ini seolah dianggap tak lebih dari suara di padang pasir diabaikan tanpa sedikit pun kepedulian. Apakah pemerintah harus menunggu jatuhnya korban sebelum tergerak melakukan perbaikan?

Lebih ironis lagi, saat awak media mencoba mengonfirmasi ke kantor Dinas PU TR Kabupaten Sumenep (17/03/2025), Kepala Bidang Bina Marga, Slamet Supriyadi, tak memberikan tanggapan. Di WhatsApp, pesan yang dikirim pun tak berbalas.

Sikap apatis ini semakin memperjelas betapa buruknya pelayanan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Jalan rusak yang bisa diperbaiki dalam hitungan hari justru dibiarkan berbulan-bulan. Apakah ini bentuk ketidakmampuan atau memang ketidakpedulian?

Pemerintah yang seharusnya hadir untuk rakyat justru bersikap seolah tak punya telinga dan hati. Jika keluhan masyarakat tak digubris, lalu untuk apa mereka menduduki jabatan di pemerintahan? Jika keselamatan rakyat dianggap sepele, lantas apa sebenarnya yang mereka prioritaskan?

Masyarakat tak butuh janji-janji manis. Yang dibutuhkan adalah tindakan nyata. Jangan sampai ada nyawa melayang barulah para pejabat ini berpura-pura peduli!

 

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Kades Grujugan Pimpin Kerja Bakti Massal, Benahi Kebersihan Sepanjang Jalan Raya Desa
Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Senin, 6 Juli 2026 - 14:37 WIB

LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB