Ketua Mabar Sumenep Kritik Sikap Arogan Pemilik Praktik Dokter Hewan

- Publisher

Rabu, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Mabar Sumenep, Dafa Irwanto S.

Foto: Ketua Mabar Sumenep, Dafa Irwanto S.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ketua Mabar Sumenep, Dafa Irwanto S., dengan tegas mengkritik sikap pemilik praktik dokter hewan yang terkesan arogan dalam perselisihan dengan pemilik toko di Jalan KH. Mansur, Pangarangan, pada Selasa (1/4/2025). Ia menilai tindakan pemilik praktik dokter hewan yang tidak hanya terlibat adu argumen tetapi juga kembali mendatangi pemilik toko pasca kejadian direkam sebagai bentuk intimidasi yang tidak bisa dibenarkan.

“Ini bukan sekadar perselisihan biasa, tetapi ada indikasi arogansi dan upaya untuk menekan pihak lain dengan dalih hukum. Pemilik toko hanya menyampaikan teguran wajar, namun malah mendapat perlakuan yang terkesan mengintimidasi. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujar Dafa kepada awak media, Rabu (2/4/2025).

Menurutnya, tindakan pemilik praktik dokter hewan yang mengancam menggunakan UU ITE terhadap pemilik toko hanya menunjukkan ketidaksiapan dalam menerima kritik dan mengutamakan pendekatan kekuasaan daripada komunikasi yang baik.

“Alih-alih menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, justru pemilik praktik dokter hewan mencoba membawa kasus ini ke ranah hukum tanpa dasar yang jelas. Ini berbahaya, karena bisa menjadi preseden buruk di masyarakat. Jangan sampai warga jadi takut menyampaikan pendapat hanya karena ada pihak yang lebih kuat secara sosial atau ekonomi,” tegasnya.

Dafa juga menekankan bahwa dalam kehidupan bertetangga, dialog dan sikap saling menghormati harus diutamakan. Ia meminta agar pemilik praktik dokter hewan lebih introspektif dan tidak menggunakan pendekatan yang justru memperkeruh suasana.

“Kami siap menjadi mediator jika memang diperlukan, tetapi jika ada pihak yang merasa lebih berkuasa dan ingin menekan pihak lain dengan dalih hukum, maka ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pemilik praktik dokter hewan belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait tindakannya. Warga sekitar pun berharap agar kejadian ini tidak berlanjut ke konflik yang lebih besar dan bisa segera diselesaikan dengan cara yang lebih bijak.

 

Penulis : Mat Halil

Editor : (Red)

Berita Terkait

Ketua DPM UPI Sumenep Terpilih, Membawa Semangat Baru untuk Persatuan dan Kemajuan Mahasiswa
Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib
Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial
Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998
Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas
Soroti Ketidakhadiran Nia Kurnia Fauzi, PPI Beri Ultimatum 3×24 Jam kepada BK DPRD Sumenep
Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:53 WIB

Ketua DPM UPI Sumenep Terpilih, Membawa Semangat Baru untuk Persatuan dan Kemajuan Mahasiswa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:46 WIB

Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:12 WIB

Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:54 WIB

Soroti Ketidakhadiran Nia Kurnia Fauzi, PPI Beri Ultimatum 3×24 Jam kepada BK DPRD Sumenep

Berita Terbaru