Dugaan Pungli di Pantai Lombang, Kades: “Saya Tidak Tahu dan Tidak Terlibat”

- Publisher

Minggu, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hendri, Kepala Desa Lombang, Kecamatan Batang - Batang, Kabupaten Sumenep.

Foto: Hendri, Kepala Desa Lombang, Kecamatan Batang - Batang, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, memicu perhatian publik. Kejanggalan pada angka tarif parkir yang ditulis manual di karcis bertuliskan “penitipan kendaraan” dinilai mencoreng citra destinasi wisata unggulan di wilayah timur Sumenep tersebut.

Kepala Desa Lombang, Hendri, memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat dalam pengelolaan teknis selama masa libur Lebaran dan Lebaran Ketupat 2025.

“Saya tidak tahu-menahu soal perubahan tarif itu. Pengelolaan teknis di lapangan sepenuhnya ditangani oleh panitia. Saya baru tahu setelah ada laporan dari media,” ujar Hendri kepada TrendiKabar.com, Sabtu (6/4).

Hendri menyebut bahwa setelah dikonfirmasi, panitia pengelola mengakui adanya kekeliruan pada angka nominal tarif parkir yang tertulis di karcis. Nominal tersebut diduga diubah secara manual menggunakan bolpoin.

Bahkan, Hendri mengungkapkan bahwa kawasan wisata Pantai Lombang sebenarnya telah dikontrak oleh pihak ketiga kepada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudporapar) Kabupaten Sumenep dengan nilai yang fantastis. Hal ini memperkuat sorotan terhadap dinas terkait sebagai pihak yang memiliki tanggung jawab utama dalam pengawasan dan pengelolaan teknis kawasan wisata tersebut.

“Mereka sampaikan ada kesalahan di angka. Tapi saya tegaskan, saya tidak terlibat dan tidak mengatur teknis pengelolaan di lapangan,” jelasnya.

Meski sudah ada klarifikasi dari pihak desa, persoalan ini menyoroti lemahnya sistem pengawasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep. Publik mempertanyakan bagaimana praktik yang merugikan wisatawan ini bisa terjadi tanpa kontrol dari instansi yang berwenang.

Dari penelusuran TrendiKabar.com, pengunjung memang menerima karcis parkir, namun angka tarif pada karcis tersebut diduga dimodifikasi secara manual dan tidak sesuai standar resmi. Dugaan kuat muncul bahwa praktik ini dilakukan oleh oknum di lapangan demi keuntungan pribadi.

Masyarakat menilai kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pariwisata daerah. Pengelolaan destinasi wisata di Sumenep perlu diperkuat dengan sistem pengawasan yang transparan dan akuntabel agar tidak terus tercoreng oleh ulah segelintir oknum.

 

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Sumenep Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu di Kecamatan Dasuk 
BBM Subsidi Kapal Tongkang Talango Kalianget Disorot, TOPAN Siap Surati Kementerian ESDM
Ketua DPM UPI Sumenep Terpilih, Membawa Semangat Baru untuk Persatuan dan Kemajuan Mahasiswa
Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib
Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial
Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998
Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas
Soroti Ketidakhadiran Nia Kurnia Fauzi, PPI Beri Ultimatum 3×24 Jam kepada BK DPRD Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:42 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu di Kecamatan Dasuk 

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:33 WIB

BBM Subsidi Kapal Tongkang Talango Kalianget Disorot, TOPAN Siap Surati Kementerian ESDM

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:53 WIB

Ketua DPM UPI Sumenep Terpilih, Membawa Semangat Baru untuk Persatuan dan Kemajuan Mahasiswa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:46 WIB

Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial

Berita Terbaru

Opini

Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:03 WIB