Polres Sumenep Tangkap Penipu Modus Janji Bantuan Dana, Korban Rugi Rp948 Juta

- Publisher

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Satreskrim Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp948 juta. Seorang pria berinisial AMK (51), warga Desa Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, ditetapkan sebagai tersangka dan kini resmi ditahan.

Modus yang digunakan tersangka cukup licik. Ia mengaku sebagai anggota tim pengawas anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan menawarkan bantuan dana kepada sejumlah lembaga pendidikan, dengan syarat menyerahkan sejumlah uang sebagai “biaya pengurusan”.

Kasus ini bermula pada Juli 2021 saat AMK mendatangi kediaman korban, MJ, di kawasan Perum Agung Residence, Batuan, Sumenep. Tersangka mengklaim bisa memfasilitasi pencairan dana bantuan dari pemprov. Awalnya, klaim itu dipercaya karena lembaga milik korban benar-benar menerima bantuan senilai Rp1 miliar.

Namun setelahnya, tersangka kembali meminta uang sebesar Rp50 juta dari setiap lembaga lain yang dijanjikan mendapat bantuan serupa. Total kerugian korban mencapai Rp948 juta, tanpa satu pun lembaga tambahan yang menerima dana sebagaimana dijanjikan.

Kasus ini resmi dilaporkan ke Polres Sumenep melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/209/IV/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 30 April 2025.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan/atau 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Barang bukti berupa tangkapan layar bukti transfer sudah diamankan,” ujar Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.H, mewakili Kapolres Sumenep AKBP Rivanda S.I.K.

Ia menegaskan, proses hukum akan terus berjalan dan berkas perkara segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum. “Ini bagian dari komitmen kami dalam melindungi masyarakat dari praktik penipuan serupa,” tandasnya.

Penindakan cepat dari Polres Sumenep menuai apresiasi publik, mengingat kasus semacam ini kerap menjerat institusi pendidikan yang seharusnya dilindungi dari aksi kriminal berkedok bantuan.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB