Rokat Desa Lombang: Doa Bersama dan Sholawat Meriahkan Tradisi Warisan Leluhur

- Publisher

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Desa Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menggelar acara Istighasah Kubro dan Bersholawat pada Selasa siang, 6 Mei 2025, mulai pukul 12.30 WIB. Kegiatan religius ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi tahunan Rokat Desa, yang menjadi warisan budaya masyarakat pesisir Madura.

Acara yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Lombang tersebut menghadirkan penceramah kharismatik, KH. Kholil Yasin, M.Pd.I, dan turut dimeriahkan oleh penampilan grup seni religi Al-Banjari Ghung Muna dari Kecamatan Batuputih.

Kepala Desa Lombang, Hendri, S.Kep, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rokat Desa bukan hanya tradisi turun-temurun, tetapi juga sarana mempererat hubungan spiritual masyarakat dengan Sang Pencipta.

“Tradisi ini adalah ungkapan syukur kami atas rezeki yang diberikan Allah SWT, sekaligus ikhtiar batin untuk keselamatan dan kemakmuran desa,” ujar Hendri.

Rokat Desa, yang secara harfiah berarti “ruwatan” atau “tolak bala desa”, biasanya digelar masyarakat nelayan dan petani sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan pengharapan terhadap hasil panen dan tangkapan laut yang melimpah. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Lombang.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Desa Saipul Bahri, sejumlah tokoh agama dan masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dengan semangat kebersamaan dan kekuatan tradisi lokal, acara ini menjadi simbol penguatan nilai-nilai kultural dan spiritual masyarakat Lombang.

 

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Tiga Ayat Sebelum Perpisahan, BIP Resmi Dibubarkan, Bang Ali Titipkan Warisan Fastabiqul Khairat
Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas
Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
LIMA TERDAKWA KORUPSI BSPS SUMENEP HADAPI TUNTUTAN JPU, PUBLIK TUNGGU LANGKAH KEJATI ATAS FAKTA PERSIDANGAN
Manusia yang Paling Dibenci Iblis, Pesan Menyentuh Founder BIP Bang Ali Saat Resmikan Bedah Rumah Ibu Maryani

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiga Ayat Sebelum Perpisahan, BIP Resmi Dibubarkan, Bang Ali Titipkan Warisan Fastabiqul Khairat

Senin, 13 Juli 2026 - 03:11 WIB

Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dipinjam Sejam, Hilang Berhari-hari! Honda Beat Diduga Digelapkan, Korban Mengadu ke Polisi, LP Belum Terbit

Berita Terbaru

Opini

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:39 WIB