Demi Selamatkan Ibu Hamil, Dua Bidan Sapudi Rela Berlayar 3 Jam ke RSUD Sumenep

- Publisher

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bidan Puskesmas Gayam mendampingi ibu hamil berinisial M (28) dalam perjalanan laut menuju RSUD Sumenep untuk mendapatkan penanganan darurat.

Foto: Bidan Puskesmas Gayam mendampingi ibu hamil berinisial M (28) dalam perjalanan laut menuju RSUD Sumenep untuk mendapatkan penanganan darurat.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Jum’at (25/7/2025) Dedikasi dua tenaga kesehatan dari Puskesmas Gayam, Kabupaten Sumenep, layak diapresiasi. Dua bidan, Sri Wahyuni, Amd.Keb., dan Rinawati, Amd.Keb., rela menantang ombak, menyeberangi laut selama tiga jam dari Pulau Sapudi demi menyelamatkan nyawa M (28), seorang ibu hamil asal Desa Kalowang, Kecamatan Gayam.

M, dengan usia kandungan tujuh bulan, mengalami pendarahan yang mengancam keselamatan dirinya dan janinnya. Mengingat fasilitas medis di Sapudi terbatas, pihak Puskesmas memutuskan segera merujuknya ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Dengan kapal penumpang sederhana yang menjadi satu-satunya sarana transportasi, kedua bidan mendampingi pasien sepanjang perjalanan, memastikan tekanan darah tetap stabil, memantau detak jantung janin, serta memberikan perawatan darurat seadanya di tengah hempasan ombak.

Kisah ini menggambarkan beratnya tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan Sumenep. Jarak yang jauh, minimnya fasilitas medis, serta cuaca laut yang kerap tak menentu sering menjadi rintangan besar. Namun, semangat para tenaga kesehatan tak pernah surut demi menyelamatkan nyawa.

“Keselamatan ibu dan bayi adalah prioritas utama. Seberat apa pun perjalanan, kami siap mendampingi hingga pasien mendapat penanganan yang lebih lengkap di rumah sakit,” ujar salah satu bidan.

Perjuangan ini menjadi potret nyata pengabdian tenaga kesehatan di garda terdepan sekaligus mengingatkan bahwa pemerataan akses layanan kesehatan di kepulauan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib
Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial
Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998
Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas
Soroti Ketidakhadiran Nia Kurnia Fauzi, PPI Beri Ultimatum 3×24 Jam kepada BK DPRD Sumenep
Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:46 WIB

Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:12 WIB

Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:08 WIB

Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:02 WIB

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026

Berita Terbaru