Tragedi di Giligenting: Ayah Meninggal Usai Diduga Dianiaya Anak Kandung

- Publisher

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Polsek Giligenting, Polres Sumenep, tengah menangani kasus dugaan penganiayaan yang berujung kematian di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Minggu (17/8/2025) malam.

Korban dalam peristiwa ini adalah Misnayu (59), warga Dusun Kebun, Desa Bringsang, yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya dengan luka di bagian kepala.

Dari keterangan sejumlah saksi, korban diduga terlibat pertengkaran dengan anak kandungnya, Supriyanto (25). Pertengkaran itu berakhir tragis hingga sang ayah meninggal dunia. Saat petugas tiba di lokasi, terlapor ditemukan berada di halaman rumah dalam kondisi luka robek pada pergelangan tangan dan perut. Polisi juga menemukan barang bukti berupa gunting serta pecahan piring di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Giligenting, AKP Mawardi, menyampaikan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Setelah mendapatkan informasi, anggota segera mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, dan membawa korban ke Puskesmas Giligenting untuk dimintakan visum. Sementara terlapor kami amankan dan dibawa ke RSUD Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes kejiwaan karena diduga memiliki keterbelakangan mental,” jelasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mewakili Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa polisi akan menangani kasus ini secara profesional dan penuh kehati-hatian.

“Kasus ini sensitif karena melibatkan hubungan keluarga dan dugaan gangguan kejiwaan pada pelaku. Polres Sumenep bersama Polsek Giligenting telah berkoordinasi dengan pihak keluarga, pemerintah desa, dan instansi terkait, termasuk dinas sosial, untuk menentukan langkah terbaik. Proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur, dengan mengedepankan rasa kemanusiaan,” ujarnya.

Hingga kini, jenazah korban sudah dibawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan medis, sementara pelaku masih dalam perawatan sekaligus observasi medis di RSUD Sumenep. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis terkait kondisi kejiwaan pelaku sebelum melangkah ke proses hukum lebih lanjut.

 

Editor : (Red)

Sumber Berita: Humas Polres Sumenep

Berita Terkait

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
Usai Berbagi Jum’at Berkah, Bang Ali Ziarah ke Makam Ibunda Ainun Bani dan Abi Umar Syabibi
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Asmawi Resmi Ditahan di Rutan Polresta Sumenep, Sulaisi Tegaskan Perjuangan Keadilan Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Soroti Penanganan Kasus Asmawi yang Belum Ditahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Harlah ke-97, LP Ma’arif NU Sumenep Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Sekolah Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB